Tes CAT CPNS Kemenkumham, Peserta Dilarang Gunakan Perhiasan

Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar berbasis sistem komputerisasi bagi pelamar CPNS Kemenkumham 2017 untuk sarjana di Politeknik Pelayaran Surabaya, Kamis (14/9). [trie diana/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Sebanyak 16.617 pelamar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kemenkumham 2017 untuk Sarjana (S1) mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau Tes Kompetensi Dasar (TKD) berbasis sistem komputerisasi atau CAT (Computer Assisted Test), Kamis (14/9). Tes ini  berlangsung mulai 11 hingga 16 September  di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya.
Dari jumlah peserta S1 yang keseluruhannya wanita, tidak diperkenankan menggunakan perhiasan. Baik anting, cincin, kalung bahkan jam tangan dan bulpoin pun dilarang dipergunakan saat tes CAT. Ketua Panitia Daerah Seleksi CPNS Kanwil Kemenkumham Jatim Adjar Anggono mengatakan pelaksanaan tes CAT harus benar-benar steril.
“Guna mengantisipasi adanya kecurang berupa candid camera maupun penyadapan tes CAT, panitia melarang peserta menggunakan perhiasan maupun bulpoin. Tapi memperbolehkan peserta yang bermata minus untuk menggunakan kaca mata, dan tetap melalui pengawasan,” kata Adjar Anggono kepada Bhirawa, Kamis (14/9).
Adjar menjelaskan, TKD CAT ini terdiri dari tiga materi tes, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).  Untuk tes CAT ini, Adjar mengaku diperuntukkan sesuai kualifikasi S1 Dokter Spesialis, S1 Dokter Umum dan S1 Akutansi. Dalam pelaksanaan TKD CAT ini, aturan yang digunakan sesuai dengan SOP dari BKN (Badan Kepegawaian Negara).
Sementara untuk tingkat SMA, Adjar menambahkan, sebanyak 21.877 peserta mengikuti tes pengukuran tinggi badan dan verifikasi berkas (dokumen) asli. Bagi peserta tes laki-laki, tinggi badan yang ditetapkan yakni 160 cm. Sementara bagi perempuan tinggi badan yang ditetapkan yakni 155 cm. Setelah mereka lolos ke pengukuran dan verifikasi berkas, maka akan diberi nomor untuk mengikuti TKD CAT.
“Pemerintah dalam hal ini menetapkan nilai ambang batas (passing grade). Meski dalam dua tes peserta lulus dengan nilai tinggi, tapi tes satunya lagi nilainya rendah, dipastikan peserta tidak lulus,” tegas Adjar.
Sementara itu, Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Oetami menambahkan, pihaknya menyiagakan 11 personel guna menjaga kondisi keamanan selama pelaksanaan tes CPNS. Ada pun titik fokus pengamanan dilakukan di jalur menuju lokasi, kemudian di dalam lokasi. Setelah semuanya masuk, baik anggota intel dan serse memperkuat pengamanan di dalam. [bed]

Tags: