Satu Jamaah Haji Kota Batu Tertahan di Tanah Suci

Suasana pemberangkatan maupun kedatangan jamaah Haji selalu menjadi momen mengharukan bagi keluarga.

Kota Batu, Bhirawa
Jamaah haji kloter 44 asal Kota Batu yang berangkat menunaikan ibadah pada 11 Agustus  kembali di kampung halaman. Namun masih ada satu jamaah haji yang tak ada dalam rombongan tersebut. Ternyata, ada satu jamaah haji yang harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Medinah sehingga tak bisa pulang bersama rombongan kloter 44.
Diidentifikasi, satu jamaah haji asal Kota Batu yang tak bisa pulang di Tanah Air bernama Remi, 71 th, warga Dusun Durek, Desa Giripurno, Kota Batu. Saat ini ia harus tinggal sementara di Madinah. Ia terpaksa tidak bisa pulang bersama dengan 198 jamaah haji asal Kota Batu laiinnya karena kondisinya sakit.
Diketahui, Remi memang selama ini memiliki riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Sewaktu pemeriksaan imigrasi, ternyata kondisinya drop. “Makannya memang agak susah. Dengan aktivitas yang padat, kondisi badannya drop. Ketika berada di bandara, langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kepala Kemenag Kota Batu Dr Mustain MAG, Minggu (24/9).
Karena kondisinya kesehatannya menurun dan drop, Remi dilarikan menuju rumah sakit di Madinah. Ia baru diijinkan menempuh perjalanan pulang ke Tanah Air bila kondisi kesehatannya sudah membaik.
“Kalau rencananya nanti pulang bersamaan dengan rombongan dari Surabaya. Kami dari sini terus memantau karena akan kami antar ke rumah,” tambah Mustain.
Menurutnya, jamaah haji asal Kota Batu saat pulang memang kebanyakan kondisi kurang fit. Rata-rata mengalami gangguan kesehatan berupa batuk dan gangguan kesehatan akibat perbedaan cuaca. “Rata-rata jamaah haji yang datang ini kena flu, batuk dan pilek. Tapi itu kan hal yang biasa,”tambahnya.
Diketahui, Jamaah Haji asal Kota Batu berjumlah 199 orang. Kepulangan seluruh jamaah haji dari Bandara Juanda Sidoarjo ke Kota Batu diangkut dengan menggunakan enam armada bus. Jamaah haji tiba di pelataran Masjid Sultan Agung, Kementerian Agama Kota Batu. Mereka disambut Plt Wali Kota Batu Punjul Santoso.
Bertemunya jamaah haji dan sanak keluarga menjadi momen yang cukup berharga. Tangisan haru dan senang menyelimuti setiap keluarga yang menjemput dengan memberikan pelukan erat. [nas]

Tags: