Pemkab Situbondo Gelar Lokakarya Peningkatan Layanan Publik

Para peserta loka karya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan partisipasi masyarakat saat mendengarkan paparan dari pemateri di Kantor Kec Besuki, Jumat (15/9). [sawawi/bhirawa].

(Libatkan Partisipasi Masyarakat)
Situbondo, Bhirawa
Pemkab Situbondo, melalui Bagian Organisasi menggelar lokakarya dengan tema ‘Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dengan Partisipasi Masyarakat’, Jumat (15/9). Lokakarya selama dua hari itu diadakan di auditorium Kecamatan Besuki, dengan diresmikan Staf Ahli Bupati, Sugiono. Hadir diantaranya, perwakilan dari Kecamatan dan puskesmas wilayah barat; Ormas, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Desa,  koordinator KB dan Direktur RSUD Besuki.
Stah Ahli Bupati, Sugiono, mengatakan, tujuan lokakarya ini untuk memberikan pemahaman tentang peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Untuk itu, kata Sugiono, diperlukan adanya partisipasi  dari masyarakat sehingga terwujud rasa kepuasan terhadap penyedia layanan publik.
Selain itu, kata mantan Kadis Pariwisata itu, adanya peran dan partisipasi dari masyarakat itu dapat memberikan kontribusi bagi penyedia layanan. “Sebagai pengguna layanan diharapkan  masyarakat mampu memberikan kontribusi yang membangun dalam peningkatan kualitas pelayanan,” papar Sugiono.
Di sisi lain, Prio Andoko, Kabag Organisasi Pemkab Situbondo, menuturkan, kegiatan lokakarya ini mengacu pada Peraturan Menteri Negara PAN-RB RI, nomor 13 tahun 2009 tentang pedoman peningkatan kualitas pelayanan publik  dengan partisipasi masyarakat.
Kata Prio, kegiatan lokakarya ini nantinya diharapkan para peserta dapat memberikan kontribusi positif yang menjadi masukan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Anggaran kegiatan ini berasal dari dana APBD Pemkab Situbondo tahun 2017,” papar mantan Kabag Ekonomi itu.
Prio berharap dari kegiatan lokakarya ini, kedepan para penyedia layanan masyarakat dapat menyusun  survei kepuasan masyarakat serta dapat menghasilkan IKP (indeks kepuasan masyarakat) dengan hasil yang terbaik. Ini dilakukan, kata Prio, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima  pelayanan dalam pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Dengan peningkatan pelayanan publik yang efektif dan efisien maka akan mendukung tercapainya efektifitas dalam pembiayaan,” terang mantan Sekretaris BPPKAD Kab Situbondo itu.
Prio menambahkan, kegiatan lokakarya ini melibatkan sejumlah pemateri dari Universitas Jember (Unej). Diantaranya,  Dr Purnamie Titisari, Dr Arnis Budi Susanto dan Taufik Kurrohman. Dari pemaparan tiga narasumber itu, sebanyak 70 peserta lokakarya mengaku sangat puas atas materi materi yang diberikan. [awi]

Tags: