Kabupaten Demak Belajar Tata Kelola Lingkungan di Bojonegoro

Bojonegoro, Bhirawa
Kabupaten Bojonegoro jadi jujugan daerah lain. Seperti Kabupaten Demak, kemarin (15/9) melakukan lawatan untuk belajar bersama tentang pengelolaan lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Demak, Doso Purnomo, menuturkan bahwa banyak daerah tetangga yang telah berhasil meraih adipura, sedangkan Demak baru menerima sertifikat.
Apalagi Bojonegoro malah sudah 7 kali meraih penghargaan adipura.Karenanya ditahun 2018 nanti Kabupaten Demak mencanangkan untuk mendapatkan adipura.
“Belajar di Kabupaten Bojonegoro ini  adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan tata kelola lingkungan yang baik di wilayah Demak,” kata Doso Purnomo.
Doso Purnomo mengatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Demak, Tim Penggerak PKK, Pengelola Bank Sampah, Kepala Sekolah pengelola adiwiyata dan beberapa pihak lain.
“Tak hanya itu ikut dalam rombongan ini adalah staf ahli Pemerintah Kabupaten Demak, Ibu Mulyana,” jelasnya.
Doso menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan tinjauan lapangan di Dinas Lingkungan Hidup utamanya TPA Banjarsari , sekolah penerima Adiwiyata dan pengelolaan Bank Sampah serta Desa Mojodeso Kecamatan Kapas.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menjelaskan,bahwa kunjungan kerja Kabupaten Demak ini ada beberapa titik diantaranya adalah transparansi yang telah berhasil dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam segala hal.
Selain itu untuk pengelolaan sekolah adiwiyata dari 4 sekolah adiwiyata kini di Bojonegoro telah terdapat 64 lembaga sekolah yang menjadi rintisan adiwiyata.
Untuk pengelolaan sampah atau inovasi pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Banjarsari telah lolos 99 top inovasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kemudian berhasil masuk di 35 TOP Inovasi dan kini masuk di LPSA PBB.
Sementara itu Staf Ahli, Tedjo Sukmono yang memimpin Rapat Manajemen Review pada hari ini kepada rombongan Kabupaten Demak menjelaskan bahwa manajemen review ini rutin digelar setiap hari Jumat oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk evaluasi kegiatan dan pembangunan yang dijalankan oleh Pemkab Bojonegoro.
Disampaikan bahwa manajemen review ini berisikan beberapa hal antara lain penjelasan dan paparan program kegiatan, rencana kegiatan, masalah dan capaian kinerja yang dilakukan oleh masing-masing OPD.
Tak hanya manajemen review, untuk memberikan ruang bagi seluruh masyarakat Pemerintah sejak 2008 membuka dialoq publik yang rutin digelar di Pendopo Malowopati setelah sholat jumat.
“Ditempat ini masyarakat bisa menyampaikan seluruh aspirasinya kepada pemerintah dan Bupati tentunya,” pungkasnya. [bas]

Tags: