Jadwalkan Penerbangan Perdana Bandara Trunojoyo 17 September

Bandara Trunojoyo Kabupaten Sumenep.

Sumenep, Bhirawa
Penerbangan komersial perdana di Bandara Trunojoyo Kabupaten Sumenep dijadwalkan pada tanggal 17 September 2017. Penerbangan komersial oleh pesawat Wings Air  mengambil rute Sumenep-Surabaya direncanakan berlangsung setiap hari, tanpa ada hari libur.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo mengatakan, saat ini tinggal menunggu slot time penerbangan di Bandara Juanda Surabaya. Tapi dipastikan, pada tanggal 17 September ini, penerbangan komersial perdana akan dimulai.
“Kalau jadwal penerbangan perdananya sudah pasti tanggal 17 September 2017. Untuk saat ini hanya menunggu slot time di Bandara Juanda saja,” kata Wahyu Siswoyo, Rabu (13/9).
Menurut Wahyu, selain masih menunggu slot time, ada beberapa perbaikan yang belum tuntas di Bandara Trunojoyo, diantaranya peningkatan fasilitas terminal yang masih dalam proses. Namun, dipastikan pada saat penerbangan komersial perdana nanti semua peningkatan fasilitas bandara sudah tuntas 100 persen.
“Saat ini sedang dikerjakan, jadi pada tanggal 17 September nanti semuanya sudah rampung dan pesawat milik Wings Air yang digunakan untuk penerbangan komersial sudah bisa melayani penumpang,” ucapnya.
Saat ini, lanjutnya, kekuatan atau “pavement classification number” (PCN) landasan pacu sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter itu  rata-rata 17 dan sebagian ada yang 20 setelah ada program peningkatan pada anggaran tahun ini.
“Kalau kekutan landasan pacu sudah mampu menahan beban 16 ton. Sedangkan pesawat ATR 71 itu bebannya hanya maksimal 15 ton. Jadi pesawat ATR 72 itu nanti bisa mengangkut penumpang secara maksimal yakni 72 orang penumpang,” terangnya.
Ia menambahkan, kalau pesawat komersial itu nanti bisa mengangkut penumpang secara maksimal, berarti harga tiket juga bisa ditekan semurah mungkin. Namun, saat ditanya berapa kisaran harga tiket pesawat komersial dari Bandara Trunojoyo Sumenep menuju Bandara Juanda Surabaya, ia tidak menjawab dengan alasan hal itu kewenangan dari maskapai. “Kalau soal harga tiket tergantung Wing Air mau dijual berapa, bukan kewenangan saya. Tapi kalau penumpang bisa penuh 100 persen, bisa menekan harga tiketnya juga,” tegasnya.
Ia menegaskan, saat ini Bandara Trunojoyo menjadi salah satu tujuan pesawat perintis sejak beberapa tahun terahir ini dengan rute Sumenep-Surabaya dan sebaliknya. Selain itu, bandara yang ada di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini menjadi tempat berlatihnya siswa sekolah penerbangan. “Untuk pesawat perintis tetap akan mendampingi pesawat komersial hingga ahir tahun ini di rute yang sama yakni Sumenep-Surabaya dan sebaliknya,” tukasnya. [sul]

Tags: