Uang Ganti Rugi Lahan Tol Dititipkan PN Gresik

Bupati Gresik saat turun ke lokasi telusuri tanah tak bertuan untuk tol KLB. [kerin ikanto/bhirawa]

Gresik, Bhirawa
Sejumlah bidang tanah tak bertuan untuk jalan Tol Krian, Legundi, Bunder (KLB)  ditelusuri Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Sebab, meski uang ganti rugi lahan itu sudah dititipkan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, namun belum diketahui pemiliknya.
Selain itu, Bupat juga memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menginvetarisir dan menelusuri tanah itu. ”Tolong para OPD yang saya undang ini untuk mencari tahu siapa pemilik tanah itu. Paling lambat akhir bulan ini harus sudah ada kejelasan,” tegas Bupati kepada sejumlah Kepala OPD saat diundang ke ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab, Suyono yang hadir mendampingi bupati menjelaskan, para Kepala OPD yang diundang Bupati ke ruang kerjanya adalah yang mengurusi masalah pertanahan dan administrasi lainnya. Yakni Kepala Dinas Pertanahan Tarso Sagito, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi dan Kepala Bagian Pemerintahan Yusuf Ansori.
Mereka diminta untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan camat, Kepala Desa (Kades)  bahkan Kepala Dusun (Kasun) pada daerah yang dilalui Jalan Tol KLB. Langkah awal yang akan dilakukan Pemkab Gresik yaitu mengumpulkan camat terkait yaitu Camat Kebomas, Camat Cerme, Camat Menganti, Camat Kedamean dan Camat Wringinanom. Salain Camat, Dinas Pemeberdayaan Masyarakat juga berjanji akan mengumpulkan Kepala Desa bahkan Kepala Dusun juga akan dilibatkan pada rapat itu.
”Kami akan melihat dari  seluruh dokumen yang ada di desa yaitu kretek (peta) desa, buku letter C maupun buku bothekan (gambar dan ukuran tanah masyarakat yang ada) di desa. Lalu mengumumkan di media massa terhadap tanah yang tak bertuan itu,” tandas Suyono.
Pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder sepanjang 38,29 km ini akan melalui dua wilayah, yaitu Kab Sidoarjo dan Kab Gresik. Di Wilayah Kab Gresik, Jalan Tol KLB akan dibangun pada lahan seluas 143,27 ha pada 1.688 bidang. Sedangkan di wilayah Kabupaten Sidoarjo tol KLB pada lahan 2,79 Ha pada 55 bidang.
Ada 20 desa yang dilalui Jalan Tol KLB yaitu Desa Lebaniwaras, Desa Lebanisuko, Desa Sembung, Desa Pedagangan, Desa Manunggal, Desa Belahan Rejo, Desa Tanjung, Desa Turirejo, Desa Pranti, Desa Beton, Desa Gadingwatu, Desa Putatlor, Desa Morowudi, Desa Boboh, Desa Iker-iker Geger, Desa Cermekidul, Desa Cermelor, Desa Pandu, Desa Tambakberas, Desa Banjarsari.
Sesuai data pada rapat koordinasi di Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Jatim pada 28 Agustus 2017, progress pembebasan lahan Jalan Tol KLB di Gresik yang sudah berhasil dibebaskan yaitu 117,78 Ha (1.369 bidang) atau 82,21%. Total lahan yang dibutuhkan seluas 143,27 Ha (1.668 bidang) Sedangkan 299 bidang atau seluas 25,49 Ha masih belum bebas. [eri]

Tags: