Dinkes Sebut Izin Obat PCC Sudah Dicabut Sejak 2013

Kepala Dinkes Jatim Dr Kohar Hari Santoso menunjukkan jenis PCC yang telah dicabut izinnya.

Surabaya, Bhirawa
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim memastikan peredaran obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) ilegal. Hal ini lantaran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) telah mencabut izin edar Carisoprodol sejak 2013 lalu karena banyak disalahgunakan.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim Dr Kohar Hari Santoso saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (24/9) kemarin. Menurutnya, jika obat yang mengandung obat pelemas otot atau Carisoprodol berarti ilegal.
“Kalau sekarang masih menemukan PCC itu jalur ilegal. Hal itu karena ada efek adiksi psikis dan adiksi badaniah. Bahkan, bisa menimbulkan kejang-kejang bagi yang mengonsumsinya,” katanya.
Oleh sebab itu, lanjut Dr Kohar, pihaknya bakal terus melakukan sweeping di setiap apotek yang ada di Jatim. Jika  masih ada apotek yang menjual Carisoprodol akan dikenakan sanksi. Mulai dari teguran, peringatan, hingga pencabutan izin. “Kita akan evaluasi terlebih dahulu terkait sanksinya. Kalau sudah melampaui batas akan kami cabut izinnya,” tegasnya.
Menurut dia, penggunaan PCC sangat berisiko besar bagi para pengonsumsinya. Bahkan, untuk mendapatkan obat harus ada resep yang telah dikeluarkan dokter karena masuk klasifikasi obat keras atau G. “Ciri khas obat PCC secara umum tertulis pada butirnya. Kami perlu uji isi kandungan dan mencermatinya,” imbuhnya.
Dr Kohar menjelaskan, ada sembilan jenis obat telah dicabut izin dan dilarang edar di pasaran. Kesembilan obat ilegal tersebut karena banyak disalahgunakan di Indonesia maupun luar negeri. Obat dengan kriteria keras ini masing-masing mengandung Carisoprodol yang telah dibatalkan oleh BBPOM sejak 2013 lalu.
Obat keras tersebut meliputi Carnophen, Rheumastop, Samodril Compositum, New Skelan, Carsipan, Carminophen, Etacarphen, Cazerol, dan Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC). Seperti PCC sendiri mengandung Carisoprodol 200 mg, Paracetamol 160 mg, dan Caffein 32 mg.  [geh]

Tags: