Pemkab Blitar Minta Desa Tertib Administrasi Pelaporan

Mujianto

(Seluruh Desa Telah Setorkan Laporan Realisasi Dana Desa Tahap Pertama)
Kab.Blitar, Bhirawa
Seluruh desa di Kabupaten Blitar sampai saat ini sudah menyetorkan pelaporan realisasi Dana Desa (DD) tahap pertama yang diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Drs. Mujianto menjelaskan setiap desa penerima Dana Desa (DD) wajib melakukan tertib administrasi agar di kemudian hari tidak menimbulkan masalah karena pelaporan sebagai salah satu syarat untuk tahap berikutnya.
“Kami sudah melakukan berbagai pelatihan dan Bimbingan Teknis secara langsung kepada semua perangkat Desa agar pelaksanaan program Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa di masing-masing Desa di Kabupaten Blitar bisa berjalan dengan maksimal serta sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Drs. Mujianto.
Secara terpisah Kepala Bidang Pemberdayaan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Setiyana mengatakan memasuki awal bulan Agustus 2017 dipastikan seluruh Desa di Kabupaten Blitar sudah menyetorkan pelaporan realisasi Dana Desa atau DD tahap pertama.
“Saat ini seluruh data pelaporan DD tahap sudah dikirimkan ke KPPN atau ke kantor pelayanan perbendaharaan negara untuk dilakukan pengecekan,” kata Setiyana.
Selain itu menurut Setiyana, seluruh Desa juga sudah bisa mencapai target yang sudah ditentukan sebelumnya, yakni untuk penyerapan dana sekitar 75 persen dan pencapaian secara output sekitar 50 persen dan ini menjadi salah satu persyaratan pencairan Dana Desa tahap kedua di bulan Agustus ini.
“Saat ini kami tengah melakukan koordinasi dengan masing-masing Kecamatan untuk pencairan DD tahap kedua, sehingga jika semuanya lancar bisa segera terealisasi,” jelasnya.
Setiyana juga menambahkan sebagai dasar pencairan Dana Desa sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan disebutkan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) harus dicairkan pada bulan Maret lalu sampai dengan Juli untuk tahap pertama sebesar 60 persen.
“Laporan ini berdasarkan dari hasil pencairan pada bulan Juli kemarin  baik Alokasi Dana Desa dan Dana Desa sudah dicairkan untuk tahap pertama dan sudah ditransferkan ke seluruh Desa bulan kemarin,” terangnya.
Sedangkan mekanismenya dikatakan Setiyana uang tersebut diterima dari Rekening Khas Umum Negara (RKUD) kepada Rekening Khas Umum Daerah (RKUD) pada tanggal 9 Mei 2017 yang lalu. Namun untuk pentransferan ke masing-masing desa tidak bersamaan karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Selain itu, lanjut Setiyana, masing-masing Desa sudah mulai menggunakan anggaran tersebut untuk pembangunan dan pemberdayaan Desa setelah menerima uang tersebut melalui rekening.
“Sesuai target semua sudah menyerahkan laporan realisasi dan pencapaian output penggunaan tahap pertama sebesar 50 persen, dan bulan Agustus ini kita akan mulai lakukan proses pencairan ADD dan DD tahap kedua,” imbuhnya.
Sementara perlu diketahui ADD di Kabupaten Blitar naik 6% dari sebelumnya 120 Milliar di tahun 2016 menjadi 126 Milliar rupiah di tahun 2017, dimana kenaikan yang diterima masing-masing Desa senilai Rp. 20.000.000 dan rata-rata tiap Desa akan menerima ADD sebesar Rp.530 juta. [htn.adv]

Tags: