Wali Kota Probolinggo Tinjau Pembuatan e-KTP

Dispenduk Capil labuaten Probolinggo mulai cetak KTP Elektronik.

Kota Probolinggo, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) mulai mencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik (El) hasil perekaman data yang sudah dilakukan hingga akhir Nopember 2016 lalu. Demikian pula di kota Probolinggo, untuk itu Wali Kota meninjau Langsung Pembuatan e-KTP.
Sesuai dengan data yang diperoleh dari Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo hingga akhir April 2017, jumlah wajib KTP mencapai 936.735 jiwa. Sementara yang sudah melakukan perekaman data sebanyak 795.331 jiwa dan belum perekaman data sebanyak 140.404 jiwa.
“Selama ini KTP yang sudah tercetak mencapai 743.579 jiwa dengan data duplicated sebanyak 1.747 jiwa. Sedangkan yang ready cetak mencapai 29.966 jiwa. Sementara kuota blanko yang kami terima dari pusat hanya 10.000 jiwa. Tapi kami yakin nantinya ada tambahan blanko,” kata Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Indah Setyowati, Kamis (18/5).
Menurutnya, para pemilik KTP elektronik ini harus datang sendiri untuk melakukan cek fisik dan data ulang takutnya ada perubahan data kependudukan. Semua ini penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahan identitas penduduk. “Jika memang semua data sudah benar dan tidak ada perubahan, maka akan langsung dicetak,” jelasnya.
Jika yang akan dicetak ini nantinya ada yang sudah pindah atau meninggal dunia maka KTP elektroniknya tidak akan dicetak. Khusus untuk yang sudah meninggal dunia akan diterbitkan dengan akta kematian. “Bagi masyarakat yang KTP nya rusak, selama tidak ada perubahan data maka langsung akan dicetak ulang,” tegasnya.
Lebih lanjut diharapkan agar pihaknya secepatnya mendapatkan keping KTP elektronik tambahan. Sehingga semua KTP elektronik yang sudah ready bisa segera dicetak. “Hal ini penting sebagai persiapan Pilbup, Pilgub, Pileg dan Pilpres untuk menyalurkan hak pilihnya. Sehingga tidak ada rasa keraguan lagi dalam mengikuti pesta demokrasi,” ujarnya.
Wali Kota Probolinggo Hj Rukmini meninjau langsung proses pencetakan KTP Elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Peninjauan langsung di lokasi itu, lantaran sebelumnya pelayanan administrasi sempat terhenti, karena menunggu blanko KTP El dari Kementerian Dalam Negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kota Probolinggo hanya mendapat 4.001 blanko yang print ready record (siap cetak), akan tetapi kebutuhannya masih banyak. “Kita maksimalkan saja yang kita peroleh, karena pencetakan ini kan sempat berhenti, karena proses di Kementerian,” kata Wali Kota Hj. Rukmini didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Tatib Goenawan.
Menurutnya, dalam sehari saja mampu mencetak E-KTP sekitar 200 buah. Bila lebih dari itu dikawatirkan hasilnya tidak bagus. “Proses pencetakan ini tidak memakan waktu lama untuk satu KTP El saja,” katanya. Namun yang membuat lama adalah proses menarik data dari server di Kementerian Dalam Negeri untuk kemudian dicetak. Jika server down, jelas penarikan data akan terhambat dan makin lama pencetakannya.
“Jadi apabila data yang ditarik sudah pernah dicetak sebelumnya, mesin ini tidak bisa mencetak lagi. Sehingga tidak ada KTP El ganda,”ujarnya. Sementara Walikota Probolinggo Hj Rukmini berharap, agar pelayanan administrasi untukĀ  warga Kota Probolinggo tetap dilakukan semaksimal mungkin. “Tidak ada kendala, kalau belum ada yang menerima KTP elektronik, karena blanko yang diterima dari kementerian memang jumlahnya terbatas,” tambahnya. [wap]

Tags: