SMPN se Jatim Ramaikan LCC Permusiuman

Edi Irianto. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Sebanyak 21 Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMP se Provinsi Jatim, Rabu (17/5) kemarin, meramaikan kegiatan LCC tentang sejarah kebudayaan permusiuman, yang digelar oleh UPT Musium Mpu Tantular Provinsi Jatim.
Kegiatan yang digelar tiap tahun itu, sedianya diikuti 25 tim dari SMP se Jatim. Namun setelah ditunggu menjelang acara tidak hadir tanpa konfirmasi, panitia terpaksa mendiskualifikasi mereka.
Menurut Siswanto, Panitia LCC dari Musium Mpu Tantular Jatim, kegiatan yang merupakan program dari Kemendikbud itu, sudah berjalan tiga tahun ini. Dimulai sejak tahun 2015, 2016 dan  2017 ini.
”Tujuan akhir dari kegiatan ini untuk menanamakan rasa cinta tanah air dari pelajar atau generasi muda lewat pengenalan benda bersejarah yang merupakan hasil kebudayaan bangsa Indonesia. Kita harapkan generasi muda penerus bangsa ini tak sampai lupa atau bahkan jangansampai tidak tahu dengan sejarah budaya bangsanya sendiri,” jelas Siswanto, kemarin.
Pada tahun 2015 lalu kegiatan LCC ini dimenangkan oleh SMPN 3 Kota Malang, dilanjut dalam LCC tingkat Nasional menyabet juara tiga. Sedangkan pada LCC tahun 2016 lalu, dimenangkan oleh SMPN 1 Surabaya, dilanjut dalam LCC Nasional meraih juara harapan tiga.
”Yang menang dalam LCC tahun ini akan kita kirik mengikuti LCC Nasional yang rencananya pada pertengahan Agustus 2017,” katanya.
Dalam LCC ini pihak panitia menghadirkan sejumlah juru yang berkompeten di bidangnya. Diantaranya dari Unair, Arkeolog dan pakar musium.
Sementara itu, Kepala UPT Musium Mpu Tantular Jatim, Edi Irianto, dalam sambutannya yang mengatakan sesuai dengan pesan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, kedepan lembaga permusiuman dalam berpromosi mengenalkan koleksi benda sejarahnya harus mengoptimalkan kemajuan IT.
Musium nantinya harus diubah menjadi tempat yang nyaman dan menghibur bagi semua masyarakat yang mengunjunginya. Karena itu harus punya daya tarik dan inovasi.
”Yang tidak kalah pentingnya adalah, pada tahun depan pemenang LCC ini tidak hanya mendapat trophy yang ditanda tangani Kepala Dinas, tapi akan ditanda tangani oleh Gubernur Jatim, agar bisa dimanfaatkan oleh mereka yang berprestasi di bidang ini untuk bisa memilih masuk SMAN yang diinginkannya,” ujar Edi. [kus]

Tags: