Polres Malang Periksa Dirut CV Kinara Jaya Abadi

Kab Malang, Bhirawa
Dugaan adanya rekayasa CV Kinara Jaya Abadi (KJA) menggunakan alamat kantor fiktif  dalam memenangkan lelang pengadaan fasilitas bawang merah senilai Rp 4,7 miliar di Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malang, hal itu langsung mendapatkan respon pihak Kepolisian Polres Malang.
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, Kamis (18/5), kepada wartawan membenarkan, jika pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap Direktur Utama (Dirut) CV KJA Iwan Purdiana sebagai pemenang lelang pengadaan fasilitas bawang merah Dinas TPHP Kabupaten Malang, hanya untuk meminta klarifikasi atas dugaan alamat kantor fiktif di Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Menurutnya, kasus tersebut sudah ditangani, dan sejauh ini Polres Malang masih terus mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) atas dugaan rekayasa lelang dengan menggunakan alamat kantor iktif. Pulbaket yang dilakukan  untuk mempelajari sejauh mana pengadaan fasilitas bawang merah, terkait dugaan adanya permainan lelang.
“Intinya, kami terus melakukan penyelidikan atas dugaan rekaya lelang, sehingga untuk bisa menjadikan seseorang tersangka, maka diperlukan bukti-bukti yang kuat. Sehingga Dirut CV KJA meski sudah dilakukan pemanggilan, namun belum kita lakukan penahanan. ” ujar Yade.
Sementara itu, Koordinator Lumbung Informasi Rakyat LIRa Malang Raya HM Zuhdy Ahmadi menjelaskan, dalam lelang proyek pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan dana APBD sudah ada aturan mainnya. Seperti sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
“Aturan lelang tersebut sudah jelas, sehingga masyarakat harus teliti dalam melihat penggunaan uang negara untuk belanja melalui pihak ketiga,” kata dia.
Menurut dia, munculnya dugaan kecurangan lelang pengadaan fasilitasi bawang merah senilai Rp 4,7 miliar di Dinas TPHP Kabupaten Malang, sebetulnya bukan yang pertama kali ini saja. Namun, sudah sering kali tapi tidak terpublikasi seperti kasus pada CV KJA. Sedangkan dirinya juga pernah menemukan CV yang menang lelang pengadaan fasilitas bawang merah di tahun 2016, yang sama adanya kecurangan dalam menang lelang tersebut. Dan saat itu nama dinasnya masih bernama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun). [cyn]

Tags: