Oknum PNS Dindik Konsumsi Sabu Ditangkap Polisi

Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos (tengah) didampingi Wabup Madiun dan Sekda Kab Madiun usai sidang DPRD Kab Madiun Selasa (2/5) memberikan keterangan kepada wartawan soal oknum PNS Dindik ditangkap Polisi karena konsumsi Narkoba.[sudarno/bhirawa]

Kab Madiun, Bhirawa.
Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos menegaskan tidak akan melindung Aparatur Sipil Negera (ASN) dilingkup Pemkab Madiun yang terlibat kasus tindak penyimpangan tindak korupsi terlebih kasus Narkoba. Masalahnya, informasainya dalam setiap harinya berapa nyawa melayang karena mengkonsumsi obat terlarang yakni Narkoba dan sejenisnya.
“Ya kalau hari ini (Selasa 2/5) ada oknum PNS di Dinas Pendidikan Kab Madiun Swt (60) itu ditangkap anggota Satnarkota Polres Madiun di rumahnya, kami belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Karena kalau tidak salah, dia itu mau pensiun. Tetapi yang jelas, diharapkan penangkapan itu tidak mempengaruhi proses pensiun dia,”kata Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos kepada wartawan usai sidang paripurna DPRD Kab Madiun, Selasa (2/5).
Dikatakan oleh Bupati Muhtarom, pihaknya merasa kaget kalau ada informasi Polres Madiun telah meringkus oknum PNS di lingkup Dindik Kab Madiun yang tengah nyabu (mengonsumsi Narkoba. Red). Masalahnya, Narkoba itu kan mahal harganya. Kenapa dia yang sudah akan pensiun itu,  mengonsumsi Narkoba. Narkoba atau sabu-sabu yang, mahal harganya tersebut.
“Ya mudah-mudah saja, proses penanganannya nantinya tidak mempengaruhi dia yang sekarang ini juga akan pensiun tersebut. Sebab sekarang soal tindak korupsi dan siapa saja yang terlibat kasus Narkoba, menjadi prioritas penanganannya oleh penegak hukum,”kata Muhtarom.
Sebagaimana diketaui bersama, Swt (60) adalah warga Banjarsari Kecamatan Madiun itu, ditangkap anggota Satnarkoba Polres Madiun di rumahnya Selasa (2/5) dengan barang bukti (BB)  dua bungkus  dengan berat 1,7 gram.  Swt mengaku mendapatkan BB barang haram itu, memebeli kepada seseorang di perbatasan Kota Madiun dengan Kab Madiun. Sekali mengonsumsi sabu-sabu seharga Rp 300 ribu dan dia mengaku sudah tiga kali mengkonsumsi yang awalnya coba-coba lalu menjadi ketagihan untuk membelinya. [dar]

Tags: