Peraturan Bidang Perkoperasian Disosialisasikan

Tri Widyani Panggastuti Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang saat menutup acara sosialisasi Bidang Koperasi Kamis (18/5) kemarin.

Kota Malang, Bhirawa
Upaya Pemkot Malang untuk  memberdayakan UKM dan Koperasi di Kota Malang terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi penerapan peraturan di bidang Perkoperasian.
Kegiatan yang dihelat  di Ballroom Hotel Sahid Montana II, Jalan Candi Panggung No. 2 Kota  Malang itu, dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM kota setempat, dua hari berturut-turut sejak Rabu 17 Mei hingga Kamis 18 Mei kemarin.
Sosialisasi ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari pengurus Koperasi Wanita,  Koperasi Angkot dan Koperasi baru, yang berada  di Kota Malang, dan menghadirkan tiga nara sember.
Narasumber pertama disampaikan oleh Mulyaningtyas SE,.Ak dengan mengangkat materi Tatakelola Usaha Simpan Pinjam. Karena mayoritas koperasi di Kota Malang melakukan sistem simpan pinjam.
Simpan pinjam menurut, Mulyaningsing menjadi kewajaran dalam sebuah koperasi,  karena cirikhas koperasi adalah gotong royong. Hanya saja tetap diperlukan manajemen dan tata kelola yang baik.
Sedangkan Dr. Puji Handayati, SE,  menyampaikan materi Pedoman Akuntansi Koperasi dan Drs. M. Rabidin, MM. menyampaikan materi Pengawasan Koperasi Oleh Pemerintah Dalam Rangka Meningkatkan Kesadaran Pengelola Koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Malang, Tri Widyani Pangastuti mengutarakan, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah hadir selama dua  hari.
“Kepada peserta saya sampaikan terima kasih, telah menudukung program pemerintah. Karena salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan nilai tambah masyarakat melalui model koperasi dan juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya melalui koperasi,”tutur Tri Widyani Panggastuti.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengembangkan ilmu yang telah didapat selama pelatihan pada koperasi masing-masing, sehingga koperasi di Kota Malang terus berkembang.
“Kita ingin membina seluruh koperasi dan UMKM agar lebih maju dan berkembang. Untuk koperasi  yang berkembang akan kita dorong untuk lebih profesional. Sedangkan koperasi yang tidak bisa berkembang akan kita, tinjau ulang,”tuturnya.
Pihaknya terus menerus melakukan pendataan terhadap keberadaan operasi di Kota Malang. Untuk memastikan jika koperasi itu masih melakukan aktifitasnya atau hanya sekedar papan nama. [mut]

Tags: