Pemkab Madiun Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos tampak memberikan sambutan pada peringatan Isro’ Mi’raj di pendapa Muda Graha Pemkab madiun, Selasa (9/5). [sudarno/bhirawa]

Kab.Madiun, Bhirawa.
Pemkab Madiun mengadakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, SAW Tahun 1438 H / 2017 M di Pendopo Muda Graha Kab. Madiun. Acara ini dihadiri Bupati Madiun, Ketua DPRD, anggota Forkopimda Kabupaten Madiun, Wakil Bupati, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD beserta Ibu, Ketua MUI Kab. Madiun, Ketua NU dan Muhammadiyah Kab. Madiun, Alim Ulama, Kiai, Sesepuh dan Pinisepuh Kab. Madiun, Ketua TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan berserta anggota dan  Karyawan/ti Pemkab. Madiun, Selasa (9/5).
Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos mengatakan,Isra’ Mi’raj adalah peristiwa yang luar biasa sehingga merupakan mukjizat yang besar bagi kerasulan Muhammad, SAW. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj yang terjadi pada diri Nabi Muhammad, SAW dilakukan dengan ruh dan jasad dan belangsung kurang dari satu malam. Peristiwa ini kalau dilihat dari kedekatan akal pikiran dan nalar manusia yang sangat terbatas, tentu peristiwa tersebut sangatlah ‘in rasional’.
“Sebagai umat Islam sudah sewajarnya kita mengenal lebih dekat junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW, untuk meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah, SWT. Dengan demikian kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, SWT, dapat menjalankan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya,”tegas Bupati Muhtarom.
Dijelakannya, peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, SAW sarat dengan berbagai peristiwa simbolik berbagai bentuk pengalaman yang dialami oleh Nabi selama perjalanan itu dimaksudkan oleh Allah, SWT untuk memperlihatkan kepada Nabi Muhammad, SAW sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Pengalaman tersebut kemudian disampaikan kepada umatnya agar direnungkan dan dipetik hikmahnya. Semoga umatnya mampu meraih martabat lebih tinggi disisi Allah.
Pada kesempatan ini Bupati  Muhtarom,  mengajak kepada kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat. Peningkatan kualias shalat perlu ditingkatkan agar setiap muslim merasakan shalat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi, bukan sebatas kewajiban yang harus ditunaikan.
“Karena itu, saya mengajak kepada seluruh yang masyarakat untuk merajut tali silaturahmi kita, tingkatkan ukhuwah rasa persaudaraan diantara kita demi menatap masa depan yang lebih cerah menuju visi Kab. Madiun lebih sejahtera tahun 2018,” papar Muhtarom.
Mengakhiri sambutannya Bupati Madiun mengingatkan akan pentingnya  meningkatkan rasa iman dan taqwa. Persatuan dan kesatuan serta sikap saling hormat menghormati, tidak hanya dengan sesama muslim, namun juga dengan umat beragama lainnya.
“Mudah-mudahan peringatan Isra’ Mi’raj ini dapat menjadikan hati kita semakin dekat dengan Allah SWT sekaligus memberikan tambahan wawasan agama dan semoga Allah SWT senantiasa merahmati Kab. Madiun menuju masyarakat yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghofur,”pungkas Muhtarom.
Adapun uraian hikmah peringatan Isra’ Mi’raj tahun 1438H / 2017 M kali ini disampaikan oleh KH. Achmad Su’udi Sulaiman, M.Ag dari Surabaya. [dar]

Tags: