PDIP Buka Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Malang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dra. Sri Untari Bisowarno MAP

(Kader PAN Isyaratkan Tolak Abah Anton)
Kota Malang, Bhirawa
Pemanasan mesin partai politik menjelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, sudah dilakukan , oleh sejumlah partai termasuk PDI Perjuangan. Partai pemenang pemilu di Kota Malang, pada tanggal 1 Juni mendatang akan membuka secara resmi pendaftaran.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dra. Sri Untari Bisowarno MAP, membenarkan, jika proses penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah di seluruh Jawa Timur akan di mulai serentak.
Menurut Untari, DPD PDI Perjuangan  Jawa Timur, akan segera melakukan rapat koordinasi, dan berkirim surat edaran kepada DPC-DPC yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Derah di tahun 2018 mendatang.
Proses penjariangan Balon Kepala Daerah dilakukan secara terbuka,  boleh dikuti oleh semua tokoh masyarakat, baik itu internal PDI Perjuangan mapupun orang luar. Yang jelas tidak boleh ada calon tunggal yang diajukan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.
“Seluruh DPC harus mengajukan calon minimal dua orang, Balon Kepala Darah dan Balon Wakil Kepala Daerah,  untuk dimintakan rekomendasi ke DPP. Jika hanya satu orang yang diajukan maka akan disuruh untuk melakukan penjaringan ulang,” tukas Sri Untari.
Ia menyebutkan mekanisme pejaringan Balon kepala Dearah, akan dilakukan secara terbuka, melalui sejumlah proses. Ini  untuk memastikan jika PDI Perjuangan mendapatkan kader atau calon yang paling tepat untuk didorong maju menjadi Balon Kepala Daerah. Hanya saja pihaknya memastikan jika proses tersebut  akan diserahlan kepada DPC masing-masing. DPD PDI Jawa Timur tidak akan melakukan intervensi siapa yang harus diterima, karena  penjaringan Balon Kepala Derah ini sifatnya terbuka.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Pejungan Kota Malang, Ir. Arif Wicaksono,  mengaku siap menjalankan proses penjaringan Balon Wali Kota Malang, sesuai dengan mekanisme yang berlaku di partainya. Hanya saja, peria yang juga Ketua DPRD Kota Malang ini, mengaku jika sejauh ini pihaknya belum menerima surat edaran, terkait dengan pelaksanaan pendaftaran atau penjaringan Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.
“Seluruh aturan dan mekanisme partai akan kita ikuti. Semua proses akan kita jalankan. Sehingga PDI Pejruangan Kota Malang bisa mendapatkan Balon Kepala Daerah yang seuai dengan keingininan rakyat,”tutur Arif Wicaksono.
Di tempat terpisah, pemanasan mesin politik juga sudah dilakuka oleh DPD  Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Malang. Bahkan secara khusus Ketua DPP PAN Totok Daryoto telah bertemu pengurus PAN untuk mencari masukan siapa kader yang terbaik yang akan dipilih oleh PAN untuk maju di Pilkada Kota Malang.
Totok menyatakan, beberapa mekanisme sudah dilakukan oleh PAN, termasuk melalui mekanisme survei, yang sedang dilakukan. Survei itu untuk memastikan jika balon yang akan diusung oleh PAN Kota Malang sesuai dengan pilihan rakyat.
“Ada beberapa tokoh yang sudah masuk bidikan kita. Namun baru akan kita umumkan jika mekanisme survei sudah selesai. Siapa yang paliang baus dan dikehendaki masyarakat pasti akan di rekom oleh PAN,” kata Totok Daryoto.
Ketika disebut sejumlah nama termasuk Anang Hermansyah, dan  Wali Kota H. Moch. Anton, ia tidak menolak, namun lagi-lagi pria yang anggota DPR RI itu, menyatakan siapa saja yang surverinya bagus akan direkom oleh PAN.
Meski arah PAN hampir bisa di tebak, tetapi salah satu  MMP DPD PAN Kota Malang Looh Mahfudz, menolak keras jika partainya akan mengusung H. Moch. Anton. Sebab ia menyebut jika, pria yang kerap disapa Abah Anton saat menjabat di Kota Malang tidak mampu melakukan pembangunan.
“Saya pertama kali yang menolak jika PAN mau mencalonkan Abah Anton. Selama menjabat tidak ada pembangunan yang dilakukan. Tidak mungkinlah kita akan memberikan dukungan ke Abah Anton, karena bertolak belakang dengan visi PAN,” tegas Looh Mahfudz. [mut]

Tags: