PCNU Kota Batu Harus Lebih Baik

Sejumlah peserta Koncab IV Batu mendokumentasikan diri berfoto dengan Wagub Jatim Saifullah Yusuf.

Kota Batu, Bhirawa
Mantan Wakil Wali Kota Batu H.Ahmad Budiono resmi memimpin Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batu. Ia menggantikan KH Hazim Sirojjudin sebagai Tanfidzyah dalam pemilihan yang dilaksanakan di Koferensi Cabang PCNU Batu, beberapa waktu lalu.
Dalam voting, H Ahmad Budiono memperoleh 35 suara, atau unggul 9 suara dari KH Hazim Sirojjudin yang juga mencalonkan kembali di pemilihan tersebut.
Sebelum pemilihan tanfidzyah, terlebih dulu pemilihan Rais Syuriah PCNU Kota Batu yang baru. Melalui lima orang dalam Tim Ahwa, terpilih kembali KH Abdullah Thohir sebagai Rais Syuriah. Dalam sambutannya, KH Abdullah Thohir berpesan agar Tanfidzyah yang baru dapat menjalin koordinasi yang baik lagi. Segala keputusan haruslah terlebih dahulu dibicarakan terutama dengan Rais Syuriah.
“Selamat kepada H Ahmad Budiono semoga membawa kemaslahatan umat,” ujar Thohir.
Sementara itu, Tanfidzyah terpilih, H Ahmad Budiono, menyatakan bahwa kemenangannya adalah kemenangan NU. Dia berharap seluruh pengurus NU, yakni para Kyai dari Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) berpartisipasi aktif membantunya.
Disinggung mengenai visi-misi kepemimpinannya, H Ahmad Budiono menginginkan seluruh umat muslim bersatu lebih kuat lagi. Sebab, faham radikalisme dan kelompok pemecah persatuan NKRI semakin menghawatirkan.
“Ahlussunnah Wal Jama’ah mari merapatkan barisan dan jangan sampai hanyut terbawa kelompok politik tertentu,” ujar Budiono.
Dalam Koncab NU yang juga memperingati hari lahir (Harlah) ke-94 juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf. Berpakaian serba putih, pria akrab disapa Gus Ipul itu datang didampingi Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, dan KH Marzuki Mustamar. Tampak hadir pula Ketua Penggerak PKK Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wakil Ketua DPRD Kota Batu Nurrochman, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Didik Machfud.
Dalam sambutannya, Gus Ipul mendoakan jalannya konferensi lima tahunan itu berjalan baik dan lancar. Lalu, ke depannya terpilih pemimpin PCNU Kota Batu yang lebih baik lagi. “Duet Gus Sirojjudin dan Gus Dullah ini sudah baik. Pemimpin terpilih selanjutnya harus lebih baik lagi,” ujar Gus Ipul
Pria juga menjabat Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga mengingatkan pemimpin NU Kota Batu untuk memikirkan umatnya soal perekonomian dan kesejahteraan. “Para pendahulu juga memikirkan SDM umat, karena kaya saja tidak cukup kalau tidak pintar dulu,”tambah Gus Ipul.
Diketahui, ada Sekitar 80 Kyai dari Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Batu yang ikut dalam Koncab PCNU yang pembukaannya dilakukan di GOR Gajah Mada Batu, Jumat (12/5).
Adapun Koncab dilanjutkan Sabtu (13/5), di gedung MTs Hasyim Asy’ari, Jl.Semeru, Kota Batu.
Dalam agenda utama pemilihan Rais Suriyah dan Tanfidzyah PCNU Kota Batu periode 2017-2022 itu, hadir Wali Kota Batu Eddy Rumpoko yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurrochman.
Ketua Panitia Konferensi Cabang IV Nahdlatul Ulama Kota Batu, Sufi’i mengatakan, dalam konferensi lima tahunan tersebut juga terdapat agenda laporan pertanggung jawaban. Namun, memang paling utama adalah pemilihan pemimpin PCNU Kota Batu lima tahun mendatang.
“Tahapan pemilihan dimulai dari pembentukan Tim Ahwa dari seluruh ranting. Tim Ahwa berjumlah lima orang kyai ini nanti yang akan merekomendasikan nama calon-calon tanfidzyah yang masuk dalam tahapan voting,” jelas Sufi’i.
Ada beberapa Kyai di Kota Batu yang sempat masuk dalam calon terkuat pemimpin PCNU baru. Di antaranya, Ali Rochim Pengasuh Ponpes Darusolihin Batu, Faizi Rohmi Ketua MWCNU Kecamatan Batu, H Ahmad Budiono mantan Wawali Kota Batu, dan juga calon petahana KH Hazim Sirojjudin. [nas]

Rate this article!
Tags: