Nelayan Kabupaten Tuban Gelar Larung Sesaji

Sejumlah nelayan Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, saat mengarak perahu yang akan dibuat larung sesaji ke tengah laut.

(Berharap Hasil Melaut Melimpah)
Kab.Tuban, Bhirawa
Tak ingin sejumlah tradisi hilang ditelan dan tergerus oleh tradisi luar, serta sebagai ungkapan rasa syukur pada tuhan yang maha Esa, sejumlah nelayan Dukuh Njaringan, Kelurahan Karangsari, Tuban kemarin (3/5) menggelar sedekah laut larung sesaji.
“Kita harus meneruskan apa yang sudah menjadi tradisi nenek moyang, di samping itu, hal ini sebagai bentuk rasa syukur kami pada sang pencipta alam,” kata Ketua Panitia Sedekah laut Kelurahan Karangsari, Sumito saat ditemui di sela-sela persiapan larung sesaji (3/5).
Sedekah laut dan larung sesaji ini dengan membuat miniatur berupa perahu kecil yang sebelumnya telah diarak keliling desa, dan didalamnya terdapat sejajen seperti kembang takiran, ayam panggang, bucu atau tumpeng serta kepala sapi yang akan dibawah ketengah laut lepas.
“Larung sesaji ini akan kita lepas ditengah laut sekitar 9-10 mil dari bibir pantai. Ada sekitar 83 perahu yang akan ikut mengiringi larung, selain itu kita gelar seni tayub yang merupakan rangkaian yang tidak bisa kita pisah, karena ini bagian dari budaya dan tradisi,” terang Sumito.
Selain menjaga tradisi agar tidak terkikis oleh zaman, dengan adanya sedekah laut para nelayan berharap dan berdo’a selalu diberi keselamatan saat mencari rezeki yang melimpah saat melaut. “Untuk dana selama ini kita para nelayan melakukan iuran, selain meminta bantuan warga sekitar, karena memang kalau tidak kita usahakan sendiri acara ini tidak akan bisa berlangsung,” terang pria yang sudah menjadi langganan Ketua panitia sejak 20 tahun silam.
Sementara itu, Lurah Karangsari Herry Subagiyo menyampaikan, pihaknya selalu mendukung kegiatan larung saji, yang merupakan bentuk mempertahankan dan melestarikan budaya leluhur, disamping itu acara-acara seperti ini masyarakat terlihat saling bahu-membahu gotong royong. “Kami akan selalu mensupport, ini kan sebagai bentuk wujud syukur masyarakat terhadap apa yang telah diberikan Allah SWT, juga sarana ini untuk mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat,” terang Herry Subagiyo. [hud]

Tags: