Menkominfo Waspadai Ancaman Virus Lain

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Rudiantara.

Kota Malang, Bhirawa
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Rudiantara, usai menghadiri  wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ke-84 di Hall UMM Dome, Sabtu (20/1) kemarin mengutarakan, banyak virus yang harus diwaspadai.
Menurut Menkominfo, hingga saat kini Indonesia masih belum aman dengan serangan virus. Ada enam  hingga delapan virus lain yang mengintai, yang harus diwaspadai  di Indonesia.
“Meski tidak separah virus  WannaCry,  masih banyak virus yang sewaktu-waktu menyerag, dan itu masih ada  yang dulunya ada  ribuan tinggal ratusan yang ada di Indoensia,” ucapnya.
Pihaknya meminta, masyarakat untuk tetap sadar, dengan rutin mengganti kode atau  “password” setiap akun, email dan pin ATM, karena itu yang menjadi sasaran serangan virus, yang siap menyerang. Makanya, yang harus dilakukan secara reguler ‘backup’ data melakukan pembeharuan.
Sementara itu, dihadapan 1225 wisudawan UMM, Menteri Rudiantara, menyampaikan, kualitas  sumber daya manusia selalu menjadi benteng terkuat untuk menahan krisis yang lebih parah.
“Satu rupiah bahkan triliunan dolar yang kita kumpulkan pada tahun 2030 atau 2050, adalah tuaian dari satu rupiah yang kita tanamkan hari ini. Satu rupiah yang telah diberikan,  para orang tua ke dalam saku para wisudawan-wisudawati yang diterima pada masa-masa kuliah adalah investasi yang akan dipanen bangsa ini di masa yang akan datang,” ungkap Rudiantara.
Ia menyebut, tahun 1990, Indonesia digadang menjadi ‘Macan Asia’. Bahkan Indonesia sempat disejajarkan dengan ‘macan-macan’ lain seperti Hongkong, Korea Selatan, Singapura, Taiwan dan lainnya. Idiom semacam ini digunakan untuk menggambarkan negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi yang didorong oleh keberhasilan industrialisasinya.
Sementara itu, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang juga ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM, Prof Abdul Malik Fadjar MSc,  mendorong, momen wisuda yang bertepatan dengan peringatan Kebangkitan Nasional, UMM diharapkan menjadi garda depan menjaga nasionalisme Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Dipundak anda lah nantinya, kelangsungan, kelestarian dan kesejahteraan bangsa ini,” tandasnya. [mut]

Tags: