Kadisnakertrans Sukardo Jelang Pensiun

Kepala Disnakertrans Jatim, Dr HM Sukardo MSi akan melepas masa pensiunnya sedang melepaskan balon udara berisikan Dirgahayu Disnakertrans Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan itu, menyempatkan menyampaikan pesan pada jajaran Disnakertrans untuk terus meningkatkan kinerjanya lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

(Olah Raga Bersama ,Tingkatkan Kinerja dan Tegaskan Kerja Sama Pegawai)
Surabaya, Bhirawa.
Banyak cara dalam membangun peningkatan kinerja, tapi tidak banyak pimpinan yang bisa membangun peningkatan kinerja pegawai dengan cara yang guyub. Hal itu tetap dilakukan Dr HM Sukardo MSi  meskipun jelang masa pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara(ASN) dan tentunya sebagai Kadisnakertrans Jatim.
Dalam membangun peningkatan kinerja seluruh pegawainya tidak hanya dilakukan berupa rapat semata, namun  olahraga, lomba dan juga menyatukan pemikiran maupun pola kerja. Semangat juga akan terjalin di masing-masing jajaran Disnakertrans Jatim.
Pada Jumat lalu (28/9), Sukardo juga telah mengumpulkan seluruh Kepala UPT (Unit Pelaksana Teknis) se-Jatim, sekaligus pejabat struktur, fungsional maupun pegawai di bawah naungan Disnakertrans Jatim untuk membaur menjadi satu, menyatukan pemikiran dalam peningkatan kinerja.
Menariknya, acara bukan digelar dengan format resmi, melainkan santai dan guyub. Dimulai dari olah raga senam pagi, kemudian apel pagi, dilanjutkan berbagai lomba yang mengundang keceriaan dan kebersamaan. Kegiatan kali ini juga dalam rangka Dirgahayu Disnakertrans Jatim.
Dalam kesempatan ini. Sukardo menyampaikan, acara ini digelar untuk menyatukan pemikiran dalam peningkatan kinerja, sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan antar pejabat maupun pegawai, agar termotivasi untuk kompak dalam bekerja dan semakin profesional.
Selain itu agar para aparatur sipil negara ini bisa memiliki hati nurani yang bagus dan sehat, sehingga membangun kesehatan jasmani dan rohani ini penting, agar tercipta SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas dan profesional,” tuturnya.
Bahkan, Sukardo juga menyempatkan untuk meminta seluruh UPT pelatihan kerja, agar terus meningkatkan kinerja dan fungsinya agar kemiskinan maupun pengangguran di Jatim agar bisa berkurang. Hal ini juga mengingat tantangan ke depan semakin berat seiring dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).
“Masing-masing UPT harus fokus dalam menangani kemiskinan dan pengangguran. Untuk itu, dilakukan beberapa kegiatan di antaranya menciptakan lapangan kerja yang luas dan mandiri, pelatihan profesional berbasis kompetensi sampai pada penempatan dan wirausaha mandiri dan juga menciptakan hubungan harmonisasi antara pengusaha dan serikat buruh, agar jika ada permasalahan bisa diselesaikan dengan baik dan sesuai aturan,” pesannya. [rac]