FKUB Imbau Pemkot Batu Tak Hanya Kejar Ekonomi

Para tokoh lintas agama menghadiri sarasehan bertema penguatan moral yang digelar di hotel Amarta Hill Kota Batu

Kota Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu jangan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Pemerintah dituntut juga harus memperhatikan dan melakukan pembinaan terhadap moral masyarakat. Himbauan sekaligus peringatan ini diberikan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu saat menggelar sarasehan bertema ‘Memelihara Kota Wisata Berbasis Moral’ yang dilaksanakan di hotel Amarta Hill Kota Batu, Rabu (17/5).
Diharapkan dengan memegang konsep Wisata Berbasis Moral, maka kerukunan dan ketenteraman masyarakat Kota Batu akan terjaga dan kondusif. “Kita meminta kepada Pemkot Batu untuk tidak hanya mengejar ekonomi tetapi juga lebih memperhatikan masalah moral. Baik moral dalam pemerintahan maupun moral masyarakatnya,”ujar Ketua FKUB Batu, Abdul Rohim Ismail.
Dengan pembinaan moral ini diharapkan akan tercipta tatanan masyarakat yang berakhlak, meskipun Batu berstatus sebagai Kota Wisata yang selalu banyak pendatang. Karena para pendatang ini bersifat majemuk dan memiliki pemikiran yang berbeda-beda pula.
FKUB menilai, penguatan moral ini perlu dilakukan Pemkot Batu dimulai dari jenjang sekolah. Hal ini penting untuk membentengi diri anak-anak dari perkembangan wisata yang juga membawa ekses negatif.
Pembinaan moral yang sama juga harus dilakukan pda semua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkot Batu. Hal ini kemudian ditindak lanjuti dengan pembinaan moral kepada masyarakat. Karena kebebasan mengakses informasi juga memudahkan adanya paham-paham radikal maupun paham yang bertentangan dengan Pancasila untuk masuk ke masyarakat.
“Jangan sampai kita dari masing-masing agama sudah berusaha untuk saling menguatkan moral, tapi di luar dijebol melalui paham yang menyimpang,” harap Rohim. Namun secara umum kondisi kerukunan beragama di Kota Batu sangat baik. Pemahaman masing-masing umat terhadap berbagai permasalahan menghasilkan kehidupan beragama yang baik. Tingkat toleransi antar umat beragama pun tinggi, hingga akhirnya suasana kehidupan beragama selalu rukun. Hal ini tercapai juga akibat peran aktif Kepolisian Resor Batu yang selalu ikut dalam pengawasan dan pembinaan.
Sementara, Kapolres Batu AKBP Leonardus H Simarmata memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dengan seringnya pemuka agama berkumpul, suasana berkehidupan di Kota Wisata ini semakin baik.
“Kegiatan seperti ini akan semakin memperat jalinan komunikasi antar pemuka agama, hal ini sangat berperan dalam terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.
Dukungan yang sama juga dberikan Ketua Penggerak PKK Kota Batu, Ny Dewanti Rumpoko yang juga menjadi pemateri dalam sarasehan. Dewanti mengatakan pemicu kerusuhan akibat sentimen agama, sebenarnya bukan murni dari persoalan agama. Namun lebih pada kepentingan ekonomi atau politik yang dibalut dengan kemasan agama.
“Dialog seperti ini penting, agar tercipta model baru dalam pembinaan kerukunan umat beragama, hingga terwujud rasa kemanusiaan dan terbinanya umat beragama, ” ujar Dewanti. [nas]

Tags: