Dispenduk Capil Dapat Tambahan 30 Ribu Blanko e-KTP

Dispenduk Capil Kota Surabaya bulan ini dapat tambahan 30 ribu blanko e-KTP dari Kemendagri. Tambahan blanko diprioritaskan untuk warga yang sudah melakukan print ready record atau siap cetak e-KTP.

Surabaya, Bhirawa
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya kembali mendapatkan tambahan blanko e-KTP dari  Kemendagri sebanyak 30 ribu lembar.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya Suharto Wardoyo menjelaskan tambahan blanko tersebut diperoleh pada Jumat (5/5) kemarin.
Tambahan blanko tersebut nantinya diprioritaskan untuk warga yang sudah melakukan print ready record atau siap cetak. ”Selama ini mereka memegang surat keterangan pengganti e-KTP. Jadi nanti, mereka bisa mendapatkannya,” paparnya, Senin (8/5).
Suharto Wardoyo mengatakan, saat ini baru Kota Surabaya yang sudah mendapatkan dan mengambil blanko e-KTP di Pemprov Jatim. Menurutnya, tambahan blanko e-KTP tiap daerah belum tentu sama, bergantung banyaknya print ready record.
“Kota Surabaya jumlah print ready record cukup besar sebanyak 125 ribu-an,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Pak Anang ini memperkirakan, dari jumlah blanko e-KTP yang diterima dari Kemendagri akan habis Mei mendatang.
Untuk menyelesaikan pencetakan, dirinya berharap Juni nanti, ada tambahan lagi. Sehingga, sebelum Lebaran semua warga pemegang surat keterangan e-KTP bisa mendapatkan e-KTP.”Yang belum cetak untuk sementara ini kita beri surat keterangan pengganti e-KTP,” tuturnya.
Suharto Wardoyo mengaku Kemendagri telah mengetahui kebutuhan e-KTP masing-masing daerah. Untuk itu di Surabaya, April menerima 10.000 blanko dan Mei ini mendapatkan lagi tambahan sebesar 30.000 blanko.
“Kemarin yang 10.000, baru terpakai 5.000 kemudian bulan ini ditambah 30.000 blanko lagi,” papar Mantan Kabag Hukum ini.
Mengenai prioritas pencetakan, Suharto Wardoyo mengatakan akan diatur oleh masing-masing kecamatan. Sebelum pembagian blanko, Dispendukcapil, Senin (6/5) menggelar rapat dengan 31 kecamatan di Kantor Diependukcapil. ”Di rapat itu kita sampaikan prosedur pencetakannya,” katanya.
Menurut Anang, saat ini, Pemkot Surabaya sudah memiliki 19 alat pencetakan e-KTP. Dari jumlah itu, 7 alat berada di Kantor Dispendukcapil, 9 alat lainnya di kecamatan, dan 3 alat rusak.
Beberapa kecamatan yang bisa mencetak e-KTP, yakni Kecamatan Sawahan, Tandes, Wonokromo, Rungkut, Krembangan, Simokerto, Tambak Sari, Tegalsari dan Gubeng.
“Dua kecamatan yang printernya rusak di Kenjeran dan Semampir,” tuturnya.
Sementara itu mengenai perekaman, hingga saat ini menurut Kadispendukcapil sekitar 300.000 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP. Mereka rata-rata adalah warga yang menginjak usia 17 tahun saat ini. [dre]

Tags: