PLUT Bantu Pemasaran Online Produk UMKM

Sesi pemotretan produk UMKM Batu untuk dimasukkan ke Pasar online yang dilakukan di PLUT Kota Batu

Kota Batu, Bhirawa
Pemasaran produk secara online sudah tidak bisa dihindari lagi. Hal ini jika produsen dan pedagang tidak ingin kalah bersaing dalam kemajuan jaman. Karena itu pula, kemarin (26/4) Pusat Latihan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu memberikan pelatihan dan trik untuk masuk dan bersaing dalam dunia pemasaran online.
Dalam pelatihan pemasaran online kemarin, diikuti oleh para pelajar dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena para pelajar ini sebagai generasi muda yang tidak boleh buta dengan teknologi informasi (IT). Dan juga mayoritas UMKM juga masih mengandalkan keberuntungan dari sistem pemasaran konvensional di toko-toko.
“Di sini para peserta pelatihan kita berikan wawasan tentang pemasaran online sekaligus cara untuk masuk ke sana. Dan agar tidak kalah bersaing dengan pedagang online yang lain, kita juga berikan kiat-kiat agar produk yang dipasarkan masuk dalam halam awal dibrowshing oleh seseorang. Tak hanya di lingkup Kota Batu ataupun Jawa Timur bahkan dunia internasional,”ujar pemateri Pemasaran Online, Zainal Arifin, Rabu (26/4).
Selain memberikan pelatihan, PLUT juga memfasilitas UMKM yang produknya belum masuk pasar online. Untuk itu, kemarin sebanyak 30 pelaku UMKM membawa produknya masing- masing ke Kantor PLUT. Di sana dilakukan pemotretan produk untuk dimasukkan ke Pasar online.
“Tempat dan fotografer sudah disediakan oleh PLUT. Para pelaku UMKM tinggal membawa produknya ke sini untuk difoto,dan semuanya gratis,”ujar Kordinator Pemasaran online di Asosiasi Pengusaha Kota Batu (APKB), Eko Sumartono.
Saat ini memang baru 30 UMKM yang bisa masuk ke Pemasaran online yang difasilitasi PLUT. Karena ada kriteria atau syarat yang harus dipenuhi UMKM sebelum masuk pasar online. Antara lain, UMKM tersebut sudah mengantongi ijin usaha atau SIUP, surat ijin edar atau TDI, sudah memiliki PIRT, dan khusus produk makanan-minuman (mamin) juga sudah harus mendapatkan label halal.
“Jadi yang ikut dalam pemasaran online ini sudah dijamin legalitasnya, dan jaminan mutu produknya,” tambah Eko.
Nantinya, produk UMKM ini akan dipasarkan di website milik Pemerintah, Nurbaya.co.id yang juga bersinergi dengan toko online lain yang sudah banyak di dunia maya. Seperti, tokomedia, bukalapak, lazada, dll. Artinya, ketika seseorang membuka website toko online di atas, maka produk UMKM Batu juga akan muncul di sana.  [nas]

Tags: