Pemkab Mojokerto Peringatan Hari Otonomi Daerah

Sejumlah isteri pejabat Kabupaten Mojokerto turut mengikuti upacara hari Otoda.

(Tingkatkan Pelayanan dengan E-Government)
Kab.Mojokerto, Bhirawa
Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXI, di halaman Pemkab Mojokerto, Kamis (27/4) kemarin.  Momentum peringatan hari otoda itu dijadikan tonggak untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dengan E-Goverment. Tekad itu menjadi inti penekanan yang disampaikan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi ketika menyampaikan amanat dalam upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang diikuti selurih PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Wabup menyampaikan sambutan yang tertuang lengkap dalam tema yang diangkat yakni ‘Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Government’. Dalam kesempatan itu,  wakil bupati menjabarkan 4 (empat) makna pokok yang terkandung di dalam pokok sambutannya.
“Pertama, pelaksanaan Otoda harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik. Kedua, upaya peningkatannya harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi (electronic-government). Ketiga, ketepatan electronic-governmentmembutuhkan kemampuan dan integritas tinggi aparatur Pemerintah Daerah.
Keempat, upaya peningkatan ini akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik (good local governance) dan aparatur Pemerintah Daerah yang bersih (clean local government),” terang Wabup menjabarkan  sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo.
Saat ini Kementrian Dalam Negeri sedang mengembangkan program ‘Kota Pintar atau Smart City’ guna mendorong setiap Pemerintah Daerah agar mengembangkan electronic-governmentdalam penyediaan pelayanan publik. Program ini juga dikembangkan bersama program ‘City Branding atau Pencitraan Kota’ untuk mendorong Pemda Kota dalam prioritas pembangunan sektor yang sesuai dengan karakteristik daerah.
Dalam kesempatan itu,  Wakil bupati juga menyampaikan 5 (lima) poin arahan pokok bagi seluruh pemerintah daerah. Di antaranya yang Pertama, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, harus senantiasa terjalin hubungan yang harmonis antara kepala daerah dan DPRD sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Terrmasuk hubungan yang harmonis, dengan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida).
Kedua, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah untuk mewujudkan proses penyelenggaraan pemerintah daerah yang baik dan profil pemerintahan daerah yang bersih, melalui reformasi birokrasi. Serta peningkatan kapasitas dan integritas seluruh penyelenggara pemerintahan daerah, baik kepala daerah, DPRD, maupun pegawai.
Ketiga, memprioritaskan program pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang didukung dengan pengelolaan sumber-sumber keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Keempat, peningkatan daya saing perekonomian daerah di tengah percaturan ekonomi global dan regional, termasuk era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) melalui pengelolaan potensi ekonomi daerah yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha.
Sedangkan yang Kelima, yakni meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik melalui pelayanan informasi dan dokumentasi publik di lingkungan pemerintahan daerah secara efektif efisien, dan dapat dipertanggung jawabkan.
Dalam upacara kemarin dihadiri juga Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Soewito, Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Czi Budi Pamudji dan sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto lainnya. [kar,adv]

Tags: