Menkop Siapkan Kredit Ultra Mikro

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

Kota Malang, Bhirawa
Lembaga Keuangan Bukan Bank milik masyarakat, akan disiapkan  kredit ultra mikro atau yang disingkat dengan ‘Umik’ bagi koperasi, UKM, dari Kementrian Koperasi dan UKM. Kredit ini untuk membantu lembaga tersebut agar bisa berkembang lebih sehat dan membawa manfaat bagi masyarakat, dan mempu mengembangkan usahanya.
Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, saat berada di Malang, Kamis 27/4 kemarin mengutarakan,  bantuan kredit tersebut dibuat untuk menjaring koperasi dan UKM yang membutuhkan bantuan dana di bawah Rp 10 juta, tanpa agunan.
Menurut Menkop,  pelaku usaha kecil maupun koperasi bisa mendapatkan bantuan kredit usaha tanpa jaminan. Ini tentunya akan sangat membantu untuk mengembangkan usaha.
Saat ini, program tersebut masih dalam pembahasan dengan Menteri Keuangan. Sebab sumber pembiayaan akan diambilkan dari Kementrian Keuangan. Harapannya, Mei 2017 mendatang program ini bisa direalisasikan.
“Kami juga menggandeng Kemenkominfo untuk kebutuhan e-commerce. Sebab setiap UKM maupun koperasi yang bergabung dalam Umik akan menggunakan system e-commerce,” tuturnya. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan PBNU dan PP Muhamadiyah. Harappnya, semua koperasi di bawah naungan NU dan Muhammdiyah bisa mendapatkan bantuan ini.
“Saya harapkan para pelaku koperasi bisa memanfaatkan dengan baik program ini, karena di dua lembaga keagamaan ini memiliki koperasi yang cukup besar dan beragam,”tukas Puspayoga.
Pihaknya optimis, model pembiyaan Umik, ini sangat membantu bagi masyarakat,  utamanya bagi mereka yang ingin mengembangkan usaha tetapi ada kendala permodalan. Meskipun pemerintah telah meminta kepada Perbankan untuk memberikan akses mudah bagi para pelaku UKM.
“Pelaku UKM ini merupakan orang-orang tangguh, mereka sudah terbukti mampu bertahan disaat krisis. Makanya mereka harus mendapat akses kemudahan utamanya untuk pengembangan usaha mereka,”tuturnya. [mut]

Rate this article!
Tags: