LPS Gagal Jika Banyak Bank Dilikuidasi karena Kredit Macet

Tengah, Suharno Eliandy senior eksekutif vice presiden LPS dan Triyoga Laksito direktur pengawasan LJK.

Surabaya, Bhirawa
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap gagal menjalankan misinya jika banyak bank yang dilikuidasi serta kredit macet, penegasan tersebut disampaikan oleh Suharno Eliyandy senior eksekutif vice presiden LPS pada acara sosialisasi program penjaminan LPS, kerja bareng dengan AuharnoOtoritas Jasa Keuangan (OJK) Selasa (18/4) di hotel JW Mariot kemarin.
Menurut Suharno, jika sedikit bahkan tidak ada bank yang terlikiudasi, maka tigas sari LPS berarti berhasil,” Apalagi kalau kondisi bank yang ada di Indoneaia ini sehat sehat semua berarti LPS suksea menjalankan tugasnya,” tandasnya lebih lanjut.
Sosialisasi program Penjaminan LPS ini membahas topik mengenai program penjaminan simpanan. Sebelum LPS berdiri dengan fungsi menjalankan Penjaminan dan memelihara stabilitas system perbankan sesuai kewenangannya setidaknya ada 3 institusi yang pernah menjalankan fungsi Penjaminan yaitu Bank Indonesia, BPPN, dan UP3.
Dengan ditetapkannya UU PPKSK, ruang lingkup fungsi LPS menjadi semakin besar terutama dalam hal pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan; penanganan krisis sistem keuangan secara lebih dini (early warning system); dan penanganan permasalahan bank sistemik dengan tambahan alternatif resolusi melalui Purchase and Assumption dan Bridge Bank, serta menjalankan program restrukturisasi perbankan. [ma]

Tags: