LP Lowokwaru Musnahkan 206 Ponsel Sitaan

foto ilustrasi

Kota Malang, Bhirawa
Ratusan Ponsel sitaan warga binaan  Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Lowokwaru Malang, Kamis (27/4) kemarin  dimusnahkan, dengan cara dibakar. Barang yang dimusnahkan itu,  meliputi 206 handphone, 75 buah charger dan beberapa gulung kabel.
Kepala LP Lowokwaru, Malang Krismino, kepada sejumlah wartawan mengutarakan, barang yang dimusnahkan itu,   merupakan hasil sitaan petugas yang dilakukan setiap malam di masing-masing blok sejak tahun 2016 hingga sekarang.
Menurutnya, pemusnahan barang terlarang tersebut dilakukan sebagai bentuk implementasi program Kementrian Hukum dan HAM agar setiap Lembaga Pemasyarakatan bersih dari pungutan liar, narkoba dan barang terlarang lainnya.
“Kami melakukan penggeledahan ini tidak hanya dilakukan rutin, tetapi juga ada penggeledahan insidentil jika kami menerima informasi ada pelanggaran, langsung kami gledah, ini untuk memastikan bahwa di LP tidak boleh melakukan hubungan orang luar,” tuturnya.
Karena jika dibiarkan, bisa jadi binaan pemilik ponsel, akan melakukan tindakan kejahatan, seperti mengendalikan bisnis narkoba, dan sejenisnya LP tidak mau kecolongan.
“Uapaya pencegahan harus kita lakukan, agar tidak terjadi persoalan yang lebih pelik lagi. Makanya kami terus melakukan pengeledahan barang milik binaan, agar tidak sampai disalahgunakan,”timpalnya.
Ia juga menambahkan, pemusnahan barang sitaan, merupakan salah satau dari  sejumlah kegiatan juga telah dilakukan Lapas Klas I Lowokwaru Malang sebagai rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-53.
Kegiatan lain dDiantaranya kerja bakti massal di alun-alun Malang, donor darah, khataman Al-Quran yang memecahkan rekor MURI, penanaman seribu pohon untuk daerah wisata petik buah di Desa Maguwan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang.
“Kami juga memberikan santunan pada anak yatim di puncak Hari Bhakti pemasyarakatan, ini sebagai bentuk ajakan dan keperdulian warga binaan dengan anak yatim,” pungkasnya. [mut]

Tags: