Kota Malang Incaran Investor Usaha Garmen

Wali Kota Malang HM Anton saat berkunjung ke Fashion Store A & R, di jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Kec Blimbing, Kota Malang.

Kota Malang, Bhirawa
Meski Kota Malang tidak seluas Kota Surabaya, namun para investor baik lokal maupun asing berebut untuk membuka usahanya di Malang Raya, khususnya Kota Malang. Banyaknya investor beriventasi di Kota Malang ini, diharapkan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin meningkat, terutama pada sektor pajak.
Para investor yang berinvestasi di Kota Malang yang lagi tren sekarang ini yaitu membuka usaha toko pakaian atau fashion store. Sehingga dengan menjamurnya toko pakian, maka Kota Malang ini bisa menjadi kota belanja seperti di Paris atau surganya fashion yang terkenal di dunia.
“Kami berharap, Kota Malang ini tidak hanya menjadi ikon kota pendidikan saja, namun juga nantinya bisa menjadi kota belanja. Sebab, diberbagai wilayah yang ada di Kota Malang banyak berdiri outlet-outlet penjual pakaian yang memiliki kualitas bagus,” kata Wali Kota Malang HM Anton, Senin (24/4), kepada wartawan.
Menurutnya, Kota Malang ini menjadi tujuan utama setelah para wisatawan berwisata di Kota Batu dan Kabupaten Malang. Sehingga setelah mereka berwisata dikedua daerah tersebut, pasti belanjanya di Kota Malang. Dan apalagi, toko-toko pakaian itu kini lebih banyak menjual produk lokal atau prodak dalam negeri yangkualitasnya tidak kalah dengan produk impor. Sehingga dirinya sangat berharap kepada para investor yang bergerak dibidang garment harus mampu bersaing dengan produk impor.
“Dan kami pun juga berterima kasih kepada salah satu investor asal Surabaya yang membuka fashion store a&r yang pertama di Kota Malang ini. Sehingga investor tersebut tentunya akan menambah kontribusi PAD pada Pemeritah Kota (Pemkot) Malang, serta membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran,” papar Anton.
Sementara itu, pemilik atau owner fashion strore a & r yang dibuka di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang Anthony Jaya Putra mengatakan, kenapa dirinya membuka usaha fashion store pertama di Kota Malang ini, karena minat masyarakatnya terhadap fashion sangat tinggi. Dengan fakta bahwa Kota Malang ini jumlah mahasiswanya sangat besar yang datang dari penjuru tanah air. Sehingga dirinya optimis akan memenuhi target penjualan dan mampu bersaing dengan outlet-outlet fashion yang sudah mendahului membuka usahannya di Kota Malang ini. Sedangkan pertimbangan yang lainnya membuka FS di Kota Malang ini, terang Anthony,  berawal dari pemikiran bahwa masih kurangnya toko fashion lokal yang update dan terjangkau di Indonesia.
“Hal itu membuat saya dan adik saya ini bersama papa membangun fashion store  yang pertama di Kota Malang ini,” jelas Anthony. [mut.cyn]

Tags: