Jelang Musim Kemarau, Pemkab Pasuruan Siapkan Bantuan Air Bersih

Sejumlah warga di Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan mengantre untuk mendapatkan air bersih, Senin (24/4). [hilmi husain]

Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah antisipasi memasuki musim kemarau. Salah satunya adalah dampak kekeringan di sejumlah desa di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bhakti Jati Permana menyampaikan terhadap dampak kekeringan itu pihaknya menyiapkan bantuan air bersih. Persiapannya dilakukan dengan cara melakukan pendataan di desa-desa yang rawan kekeringan.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan dengan pihak terkait. Tujuannya untuk pencegahan dini kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan,” ujar Bhakti Jati Permana, Senin (24/4).
Berdasarkan data BPBD, sebanyak 23 desa di 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan terancam kekeringan. Tujuh kecamatan itu meliputi Kecamatan Lekok, Lumbang, Pasrepan, Grati, Winongan, Puspo dan Kejayan. Sedangkan pendistribusian air dimulai pada Mei nanti. Itu sesuai prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG. “Syarat permintaannya harus melalui desa atau kecamatan terlebih dahulu. Termasuk juga syarat lainnya, penduduk setempat harus mendapatkan air bersih sejauh 3 kilometer,” kata Bhakti Jati Permana.
Dari PDAM dan Dinas Permukiman dan Kawasan Perumahan, pelaksanaannya sudah berlangsung. BPBD sudah melakukan pendistribusian air sejak 2015 lalu.
Dalam pendistribusian air bersih, pihaknya memiliki standarisasi. Yakni harus ada kejadian luar biasa yang dianggap sebagai bencana kekeringan. “Selain mendistribusikan air bersih, kami juga akan membangun sarana dan prasarana jaringan air bersih seperti pipanisasi dan pengadaan pompa tandon air,” papar Bhakti Jati Permana. [hil]

Tags: