Dilengkapi Lokasi Olah Raga dan Mampu Tampung 2.480 Pedagang

Kondisi saat ini Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto.

(Desain Pasar Tanjung Anyar )
Kota Mojokerto, Bhirawa
Desain Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto akan dilengkapi dengan sarana olah raga dan tempat nongkrong. Selain itu juga bisa menampunh 2.480 pedagang serta parkir 140 mobil dan 350 motor. Kondisi Ini terlihat dari design revitalisasi pasar Tanjung anyar Kota Mojokerto yang yang dipresentasikan Kepal Disperindag Kota Mojokerto Ruby Hartoyo kepafa Komisi II DPRD setempat.
“Saat ini design pasar sudah selesai, replikanya masih disempurnakan, untuk tambahan fasilitas olah raga, seperti tiga lapangan bulutangkis dan area tempat nongkrong atau kafe,” terang Ruby Hartoyo,  Rabu (19/4) kemarin.
Ruby juga mengatakan, pasar Tanjung Anyar yang baru nanti bakal dibangun dengan kontruksi tiga lantai. Disetiap lantai dilengkapi 4 unit eskalator yang ditempatkan didua titik. “Daya tampung Pasar Tanjung Anyar yang baru nanti akan mampu menampung 2,480 pedagang, 140 mobil dan 350 motor,” tambah Ruby Hartoyo.
Pemkot Mojokerto memastikan bakal merevitalisasi Pasar Tanjung Anyat dengan sistem Bangun Guna Serah, (BGS.). Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 178 miliar, dengan masa pengelolaan 25 tahun. Keputusan Pemkot Mojokerto mengunakan konsep BGS karena keterbatasan APBD Kota Mojokerto yang tidak mencukupi. Pemkot Mojokerto akhirnya memutuskan menggandeng pihak ketiga dengan model BGS (bangun, guna, serah).
Menurut Ruby Hartoyo biaya Revitalisasi Pasar tanjung Kota Mojokerto diputuskan akan diserahkan ke pihak ketiga. “Nanti sistemnya Bangun, Guna, Serah atau BGS. karena keterbatasan anggaran Pemkot. Bapak Wali kota sudah menyetujui,” terang Ruby Hartoyo.
Ruby Hartoyo mengatakan, Pemkot bakal menggelar lelang untuk mencari pihak ketiga yang kualifaid. “Kita sudah melakukan sosialisasi soal program ini ke pedagang pasar. Dan kita juga sudah melakukan pendataan jumlah pedagang,” tandas pejabat alumnus STPDN ini.
Berdasarkan desaign perencanaannya, Pasar tanjung akan dilengkapi lahan parkir, bongkar muat ,pedagang sayur basah sertabarang kering dan pakaian. “Perencanaannya dilakukan dinas PU.  Kalau semuanya sesuai rencana, proses pekerjaan akan dimulai tahun depan,” tandas Ruby.
Sebelum pembangunan dilaksanakan, Ruby mengaku sudah menyiapkan relokasi pedagang. Untuk kepentingam relokasi sementara itu disiapkan anggaran sekitar Rp 9 miliar. Sebelumnya Wali kota Mojokerto Mas’ud Yunus memastikan bakal melakukan revitalisasi pasar tanjung. Selain kumuh dan semrawut,
Wali kota juga ingin membuat pasar tradisional yang layak bagi pedagang maupun pembeli. “Keputusan sudah final, bahwa pasar ini harus kita revitalisasi dan bukan direlokasi. Itu sudah kita putuskan bersama DPRD dalam sebuah Perda,” tegas Wali kota Mas’ud Yunus. [kar.adv]

Tags: