Alat Kelengkapan DPRD Sumenep Segera Dikocok Ulang

Sumenep, Bhirawa
Pimpinan DPRD Kabupaten Sumenep menerbitkan surat berahirnya jabatan pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD) setempat paling lama 2,5 tahun. Surat tersebut telah disampaikan kepada fraksi-fraksi yang ada. Wakil ketua DPRD Sumenep, Mohammad Hanafi mengatakan, sesuai Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD yang diubah dalam Peraturan DPRD Nomor 2 Tahun 2015 masa jabatan Pimpinan AKD paling lama 2,5 tahun, sejumlah alat kelengkapan dewan seperti Komisi, Badan Kehormatan (BK), dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) boleh melakukan kosok ulang untuk memilik Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris AKD tersebut.
“Surat tersebut sudah kami sampaika kepada masing-masing fraksi yang ada di DPRD Sumenep agar ditindak lanjuti. Sebab, sesuai peraturan DPRD, masa jabatan pimpinan AKD itu maksimal 2,5 tahun,” kata Wakil Ketua DPRD Sumenep, Mohammad Hanafi, Selasa (18/4).
Menurut politisi Partai Demokrat itu, adapun masa jabatan pimpinan Komisi DPRD Sumenep berakhir pada tanggal 28 April 2017, sedangkan pimpinan BP2D dan Keanggotaan BK berakhir pada tanggal 16 Mei 2017. “Sebelum akhir masa jabatan pimpinan AKD tersebut, pemilihan ulang pimpinan seluruh alat kelengkapan DPRD itu harus selesai dengan dituangkan dalam berita acara pemilihan,” ucapnya.
Lebih lanjut Hanafi menyampaikan, dalam kocok ulang pimpinan Komisi dan BP2D serta keanggotaan BK itu tidak mesti harus ada pergantian, sehingga kalaupun hasilnya tidak ada perubahan dengan menetapkan Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris yang lama untuk melanjutkan sisa jabatan berikutnya maka tidak masalah asalkan dituangkan dalam berita acara. “Pimpinan DPRD nantinya akan membuat Surat Keputusan (SK) baru tentang pimpinan AKD tersebut, bahkan akan ditetapkan melalui Forum Paripurna DPRD,” tegasnya. [sul]

Tags: