Proyek SDN 9 Mandangin Ditengarai Ada Pungli

Dokumen Pemotongan liar (pungli) yang ditandatangani Kepsek SDN 9 Mandangin

Sampang, Bhirawa
Proyek pembangunan Rehabilitasi SDN 9 Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, ditengarai anggaran di pungli oknum yang tak bertanggungjawab, tak hanya itu, diduga kuat kegiatan dengan anggaran Rp 151.200.802. TA 2016, pihak konsultan pengawas secara tertulis melayangkan surat mengundurkan ke Dinas Pendidikan Sampang sebagai leading sektor kegiatan.
Heru Susanto konsultan pengawas SDN 9 Pulau Mandangin, mengatakan sejak awal sudah memberikan masukan pada pihak sekolah dan dinas terkait pelaksanaa kegiatan yang tidak sesuai secara teknis, bahkan saya sebagai konsultan pengawas merekomendasikan untuk menghentikan sementara pekerjaan hingga rekomendasi diselesaikan, tapi hal itu tidak digubris, Rabu (1/3). “Setelah rekomendasi tidak digubris, saya mengajukan surat mundur dari konsultan pengawas ke  kepala Dinas pendidikan Sampang, Cq. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana tertanggal 31 Oktober 2016,” terang Heru.
Lebih lanjut Heru menjelaskan, alasannya mundur karena ditemukan di lokasi pekerjaan banyak kejanggalan dan tidak sesuai RAB. “Karena menyangkut masalah teknis maka kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas untuk menghentikan sementara kegiatan tersebut agar dilakukan perbaikan,” katanya.
Tak berhenti di situ, surat pengunduran dirinya ditolak oleh Dinas. “Kami juga menemukan pungutan liar (Pungli) terhadap dana kegiatan tersebut, di dokumen laporan kegiatan yang ditandatangani kepala sekolah SDN 9 Mandangin, Abdul Azis, dari total anggaran Rp. 151.200.802, ada pungli dengan rincian potongan partisipasi ke Dinas 10 persen, = Rp. 15 juta, potongan partisipasi ke Dispendaloka 1 persen = Rp. 1,5 juta, dan dana kompensasi 3 persen = Rp.5 juta,” tambah Heru.
Sementara Abdul Azis Kepala Sekolah SDN 9 Mandangin, saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya, belum memberikan jawaban terkait dugaan pungli dan kejanggalan pekerjaan pembangunan rehabilitasi di sekolahnya Tahun anggaran 2016 itu. [lis]

Tags: