Baru Sebulan Lahir, Tim Anti Bandit Berhasil Ungkap 102 Kasus Kejahatan Jalanan

Kapolda-Jatim-Irjen-Pol-Machfud-Arifin-kiri-dan-Kapolrestabes-Surabaya-Kombes-Pol-M-Iqbal-kanan-menunjukkan-barang-bukti-hasil-ungkap-Tim-Anti-Bandit-Senin-63-di-Mapolrestabes-Surabaya.-[abednego/bhirawa].

(Kapolda Jatim Apresiasi Kinerja Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya)
Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Meski usianya baru menginjak satu bulan, Tim Anti Bandit besutan Kapolrestabes Surabaya berhasil mengungkap 102 kasus kejahatan jalan di Kota Surabaya. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Senin (6/3).
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, kinerja Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya patut diacungi jempol. Meski kehadirannya baru satu bulan, tapi bisa mengungkap 102 kejahatan jalanan di Kota Pahlawan. Dengan klasifikasi pengungkapan di 57 Tempat Kejadian Perkara (TKP) wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
“Dengan upaya keras Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya, mudah-mudahan bisa menurunkan crime total kejahatan jalanan di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya,” kata Irjen Pol Machfud Arifin saat memberikan penghargaan di halaman Mapolrestabes Surabaya, Senin (6/3).
Adanya upaya keras yang dilakukan petugas, lanjut Machfud, dapat menurunkan crime total kejahatan jalanan. Sehingga kasus kejahatan jalanan tidak bertambah terus, melainkan dapat berkurang.
“Hal ini merupakan suatu prestasi yang perlu diapresiasi. Dalam sebulan saja Tim Anti Bandit berhasil mengamankan 45 tersangka, yang mana 38 orang merupakan residivis kambuhan dan sisanya masih pelaku baru,” ungkapnya.
Dari kejahatan jalanan yang berhasil diungkap, Machfud mengaku, pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kenadaraan bermotor (curanmor) menduduki peringkat pertama kejahatan jalanan yang diungkap Tim Anti Bandit. Bahkan, dari kejahatan seperti curas atau begal (perampokan) terdapat korban yang sampai meninggal dunia.
Mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini menambahkan, kinerja Tim Anti Bandit secara keseluruhan sangat bagus.  Tim ini berhasil mengamankan kendaraan hasil kejahatan sebanyak 45 unit motor (roda dua) dan dua mobil (roda empat) jenis Pajero Sport dan Ertiga, dimana tersangkanya sudah melakukan pencurian di 101 TKP.
“Para pelaku kejahatan dengan kekerasan atau perampokan ini terkenal sadis. Bahkan, ada korban yang meninggal dunia oleh para pelaku begal ini. Untuk itu dengan adanya Tim Anti Bandit diharapkan bisa menjadikan Surabaya lebih aman dan kasus kriminal perampokan begal bisa terus turun,” tegasnya.
Selain kejam, sambung Kapolda, pelaku kejahatan jalanan ini paling banyak didominasi umur 19-25 tahun dengan jumlah 29 orang tersangka. Selanjutnya, umur 25-48 tahun sebanyak 11 orang tersangka dan umur 15-18 tahun sebanyak 5 orang tersangka. Dari jumlah total 45 orang tersangka, 43 orang laki-laki dan 2 orang wanita.
“Dari 45 orang tersangka, saya prihatin dengan dua tersangka yang merupakan wanita. Kenapa tidak melakukan kegiatan atau bekerja yang halal saja,” celetuk Kapolda kepada dua orang tersangka yang merupakan wanita. [bed]

Tags: