Tiga Desa di Situbondo Rawan Bencana Longsor

Beberapa rumah warga yang ada di Desa Alas Tengah Kecamatan Sumbermalang berada dijurang tebing masuk dalam kawasan rawan longsor. [ sawawi/bhirawa].

(Dihantam Hujan)
Situbondo, Bhirawa
Tingginya tensi hujan di wilayah Kabupaten Situbondo selain dapat menimbulkan banjir juga dapat mengakibatkan kekhawatiran sejumlah warga yang ada di pegunungan dan tebing pelosok desa. Ini yang menimpa warga di tiga Desa di Kecamatan Sumberbermalang Kabupaten Situbondo yang masuk dalam katagori rawan bencana tanah longsor. Jika tidak segera ada pencegahan dini bukan tidak mungkin ancaman bencana tanah longsor akan menimpa sejumlah warga di Kota Santri tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun Bhirawa menyebutkan, saat ini di Kecamatan Sumbermalang masuk daalam daerah rawan tanah longsor. Ini mengingat secara letak geografis didaerah perbukitan itu banyak jurang dan tebing yang curam.
Namun justeru yang ironis di bawah tebing-tebing itu kini menjadi tempat tinggal sejumlah warga secara berkelompok. “Ini patut diwaspadai sejak dini agar mereka yang menghuni di tebing tidak menjadi korban tanah longsor saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Sumbermalang,” ujar Mustafa, Koordinator Kampung Siaga Bencana Kabupaten Situbondo.
Untuk itu, lanjut Mustafa, saat ini di Kecamata Sumbermalang sudah dipasang peralatan khusus yang dapat merekam pergerakan tanah. Namun sayang, kata Mustafa, belakangan alat perekam itu sepertinya kurang berfungsi optimal. “Sehingga dapat menyulitkan upaya deteksi lebih dini potensi terjadinya tanah longsor. Maka itu perlu diadakan perbaikan agar supaya berfungsi sebagaimana mestinya,” papar Mustafa.
Mustofa menambahkan, dari sembilan titik Desa yang ada ada di Kecamatan Sumbermalang, sedikitnya ada tiga Desa masuk dalam kawasan daerah rawan tanah longsor. Diantaranya, sebut pria yang selalu berpenampilan kalem itu, masing-masing di Desa Alastengah; Desa Taman dan Desa Kalirejo. “Sisanya masih berada di daerah aman dari ancaman bencana tanah longsor. Namun demikian, warga yang ada di 6 Desa di Kecamatan Sumbermalang tetap selalu waspada,” pinta Mustafa.
Mustofa mengatakan, melalui program Kampung Siaga Bencana, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi bahaya bencana longsor diberbagai titik rawan yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo. Terutama, lanjut Mustafa, bagi tiap warga yang tinggal dibawah tebing curam dan pegunungan di Kecamatan Sumbermalang. “Ini untuk mewaspadai jika sewaktu-waktu terjadi tanah longsor tidak sampai menelan korban jiwa,” pungkas Mustafa. [awi]

Tags: