Tanggul Pelabuhan Lama Probolinggo Kropos

Tanggol pelabuhan Probolinggo yang lama kropos sehingga rawan longsor.

Probolinggo, Bhirawa
Tanggul pelabuhan lama Probolinggo rusak parah. Tanggul peninggalan zaman kolonial itu, membuat para pemilik kapal cemas. Pasalnya, mereka khawatir tanggul longsor dan menutupi alur pelayaran menuju dermaga pelabuhan. “Walaupun jalan ke tanggul itu sudah tembok oleh Syahbandar, tapi itu kan masih bahaya untuk kapal,” kata Cong mewakili para pemilik kapal yang bersandar di pelabuhan tersebut, Minggu (26/2).
Menurut dia, jika tanggul itu sampai longsor dan masuk ke alur, otomatis perairan tersebut menjadi dangkal. Dan itu bisa membuat kapal kandas. Dikhawatirkan, jika pihak pelabuhan membiarkan hal itu berlarut-larut, dapat mengganggu kelancaran transportasi laut.
Mengingat, kata dia, pelabuhan Probolinggo menjadi akses transportasi laut satu-satunya warga pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, yang hendak beraktifitas di Probolinggo. “Setiap hari ratusan warga pulau Gili Ketapang datang dan pergi dari sini,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia menambahkan, jika tanggul penahan itu longsor, maka bisa dipastikan kapal motor yang hendak melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan juga akan terganggu. Karena, sudah pasti kapal-kapal tersebut tidak dapat melewati alur pelabuhan. “Lalu siapa yang dirugikan jika itu benar-benar terjadi,” tambahnya. “Kami berharap meminta pihak pelabuhan Tanjung Tembaga tanggap, ketika ada permasalahan. Agar tidak ada pihak yang dirugikan. Jangan menunggu longsor dan ada korban. Cepat diperbaiki,” tandasnya.
H. Santo, anggota DPRD kota Probolinggo dari FPPP mengatakan, kondisi tanggul dermaga Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo semakin memprihatinkan. Dermaga yang juga difungsikan warga sebagai tempat rekreasi, selain tempat turun naik penumpang dan barang di pelabuhan rakyat, saat ini dalam kondisi hancur.
Bagian lantai beton terkelupas, bahkan ada yang berlubang. Hal ini tentunya sangat membahayakan keselamatan pemakai dan pengunjung. Setiap sore pelabuhan itu ramai dikunjungi warga sekitar, baik untuk jalan-jalan, duduk santai, atau sekedar menikmati pemandangan dan lalu lintas kapal. Pelabuhan ini juga dimanfaatkan warga sebagai lokasi memancing.
Kendati Tanjung Tembaga merupakan pelabuhan rakyat, tapi setiap hari aktifitas dermaga ini sangat padat. Karena selain untuk naik turunnya penumpang antar pulau, aktivitas bongkar muat barang juga padat. Karena kondisi dermaga sudah parah, pemakai pelabuhan harus ekstra hati-hati bila melangkahkan kaki. Jika tidak akan terjerembab masuk ke dalam lubang yang menganga.
“Kami merasa prihatin melihat kondisi dermaga yang rusak parah. Kondisinya, lantai beton sudah menimbulkan lubang mengganga. Padahal dermaga ini cukup ramai dikunjungi warga. Kami berharap PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Probolinggo segera memperbaiki dermaga tersebut. Sebab, dermaga tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, pihaknya merasa khawatir jika tidak segera dilakukan perbaikan akan menggangu aktifitas pelabuhan dan mengancam keselamatan masyarakat. Beberapa nahkoda kapal motor mengaku pasrah dengan melihat kondisi pelabuhan yang ada. Menurut mereka, Pelabuhan Tanjung Tembaga sudah lama rusak parah. Namun karena tidak ada perbaikan, maka saat hempasan ombak, Pelabuhan inipun semakin hari semakin parah walaupun masih bisa digunakan. “Kami hanya bisa memanfaatkan bagian samping pelabuhan untuk menambatkan perahu motor kami,” tuturnya.
“Kami pasrah saja dengan kondisi ini. Pemilik kapal yang bersandar tidak mungkin mampu mengumpulkan uang untuk perbaikan ini pelabuhan. Hanya bisa berharap semoga ada uluran tangan dari pemerintah untuk perbaikan pelabuhan ini, sehingga bisa menjamin kenyamanan warga yang memanfaatkan pelabuhan ini,” pintanya.
Manager Teknis Operasional PT. Pelindo III Cabang Probolinggo, Zanuar Eka Wijaya, mengatakan, pihaknya masih menyampaikan kepada kantor pusat karena itu menjadi wilayah otoritas dan kewenangannya. “Kita sudah sampaikan ke kantor pusat soal kerusakan fasilitas Pelabuhan Tanjung Tembaga,” tambahnya. [wap]

Tags: