Pensiun Dini, Isri Bupati Jombang Pimpin Golkar

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Nyono Suharli W menyerahkan Pataka Partai kepada Tjaturina istrinya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan DPD Partai Golkar Jombang setelah terpilih secara aklamasi pada Musda Golkar yang digelar di Yusro. [Ramadlan/bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Demi partai Golkar, Tjaturina Wihandoko akhirnya mengundurkan diri dari PNS di lingkungan pemkab Jombang. Istri Bupati Jombang, ini terpilih secara aklamis dalam Musda Partai Golkar untuk meneruskan kepemimpinan suaminya, sebagai Ketua DPD Golkar Jombang 2016-2021.
“Ini amanat yang harus saya emban demi memperjuangkan kepentingan rakyat melalui partai politik. Semoga kepimpinan yang diamanatkan kepada saya bisa bermanfaat,”ujarnya usai menerima kepemimpinan DPD Partai Golkar Jombang, Sabtu (4/2) di Yusro kemarin.
Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Nyono Suharli mengatakan, sebenarnya berat untuk memimpin Golkar Jombang, karena jabatan yang diemban Tjaturina sudah cukup padat. Yakni sebagai Ketua PKK, Bunda Paud dan ketua IIPG Jatim. “Dengan terpaksa Konsekwensinya harus mengundurkan diri dari PNS. Padahal golongannya cukup tinggi sudah IV B,” bebernya.
Nyono tidak khawatir keberadaan istrinya, Tjaturina meneruskan kepemimpinan Golkar Jombang akan menjadikan partai keluarga. Karena sebagai ketua terpilih, istrinya memipin Glkar Jombang diminta oleh partai dan pengurus PK dan ormas Golkar. “Jadi ketua berat, karena diminta pengurus PK tingkat kecamatan, maka harus penuh tanggungjawab berkorban. Ini permintaan partai, dari pengurus PK dan Ormas Golkar,” tandasnya menjawab wartawan.
Seperti deiketahui, DPD Golkar Jombang sebelumnya di pegang Nyono Suharli, dan mengantarkan ketua Golkar ini menjadi bupati jombang. Kini Nyono dipercaya sebagai ketua DPD Golkar Jatim, dan kepemimpinan Golkar Jombang digantikan istrinya, Tjaturina Wihandoko. [rur]

Tags: