Pengelolaan Dana BOS Jadi Atensi BPK

Kepala Inspektorat Bondowoso Ir Wahyudi Tri Atmadji MM saat terjun langsung bersama 10 auditor lain dalam melakukan pembinaan BOS. (Samsul Tahar/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikelola mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang saat ini menjadi atensi khusus Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga Inspektorat Kabupaten Bondowoso saat ini melakukan pembinaan dan pendampingan khusus untuk membantu pembuatan laporan dan dimasukkan dalam buku APBD Bondowoso.
Hal ini disampaikan Kepala Inspektorat Bondowoso Ir Wahyudi Tri Atmadji MM saat ditemui Bhirawa disela melakukan pembinaan pada seluruh sekolah pengelola BOS di Aula Inspektorat, Selasa (21/2) kemarin. “Saat ini BOS menjadi salah satu atensi BPK, sehingga jika sebelumnya BOS tidak masuk dalam buku APBD, maka saat ini wajib masuk Buku APBD Bondowoso untuk dilakukan pemeriksaan oleh BPK,” katanya.
Wahyudi mengungkapkan saat ini di Bondowoso ada 600 lembaga yang mengelola dana BOS, sehingga untuk melakukan pembinaan pihaknya menyediakan sedikitnya 10 auditor handal dalam melakukan pembinaan dan pendampingan. Akibat terbatasnya tenaga auditor yang dimiliki, maka pembinaan dilakukan secara marathon tanpa kenal waktu hingga di luar jam kerja, mulai siang hingga malam dengan jadwal yang sudah ditentukan.
“Dengan pembinaan yang kita lakukan mulai bulan Januari yang lalu, saat ini dari 600 lembaga sudah tinggal 44 lembaga yang belum selesai dan secepatkan akan kita selesaikan karena akan segera dilakukan pemeriksaan oleh BPK,” ungkapnya. [har]

Rate this article!
Tags: