Meriahnya Hari Jadi Kota Pasuruan ke-331

Wali Kota Pasuruan, Drs H Setiyono M.Si bersama istri naik kereta kuda melambaikan tangan kepada masyarakat pada pawai kirab prosesi Hari Jadi Kota Pasuruan ke 331.

Kirab Pataka Tandai Hari Jadi Kota Pasuruan
Kota Pasuruan, Bhirawa
Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke 331 ditandai dengan kirab pataka di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan, Jl Sultan Agung, Kota Pasuruan, Rabu (8/2) sore. Pelaksanaan kirab berlangsung meriah dengan balutan budaya khas Jawa, disambut antusiasme masyarakat.
Terbukti, meski diwarnai hujan rintik-rintik, ribuan masyarakat tetap berkerumun bagai pagar manusia di pinggir jalan sesuai rute yang dilalui dalam menyambut prosesi kirab pataka hingga rute pawai kirab tersebut.
Prosesi kirab pataka diawali dari kantor Bappeda menuju GOR Untung Suropati oleh Wiroguno dan Wironini yang diiringi Wali Kota Pasuruan, Wakil Wali Kota Pasuruan, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan, anggota DPRD dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Pasuruan.
Sebelumnya, start rombongan pawai kirab yang terdiri dari Wali Kota Pasuruan beserta istri, Wawali Pasuruan beserta istri, Forkopimda menggunakan kereta kuda dari depan perkantoran Pemkot Pasuruan. Sedangkan anggota DPRD Kota Pasuruan dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah memakai becak wisata. Pawai kirab diiringi oleh drumband coprs ALL, panji pataka, prajurit hingga lainnya.
Wali Kota Pasuruan, Drs H Setiyono M.Si menyampaikan kirab pataka dimaksudkan agar masyarakat dapat melihat sekaligus mengetahui tentang sejarah berdirinya Kota Pasuruan.
“Kirab pataka ini menjadi potret untuk mengenang perjuangan dari Adipati Untung Suropati dalam mempertahankan Kota Pasuruan melawan penjajahan kompeni Belanda. Pataka merupakan surat perintah yang dijadikan tonggak sejarah berdirinya Kota Pasuruan. Dengan adanya kirab paraka ini, tentunya masyarakat bisa mengetahui sejarah Kota Pasuruan,” ujar Drs H Setiyono M.Si dalam sambutannya.
Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan menambahkan peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke 331 tahun 2017 juga merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Kota Pasuruan.
“Mari kita tingkatkan lagi sebuah inovasi-inovasi di Kota Pasuruan. Tujuannya tak lain demi kemakmuran dan mensejahterakan masyarakat. Dimana peluang dan tantangan bagian dari proses pembangunan yang akan menjadi potensi luar biasa ketika kita bisa bersinergi. Karena itu, sinergitas yang sudah terbangun secara baik ini agar bisa ditingkatkan,” kata Drs H Setiyono M.Si.
Berbagai acara hiburan berkesempatan menghibur para undangan dan ribuan masyarakat Kota Pasuruan. Termasuk juga puluhan stand-stand UMKM di Kota Pasuruan turut serta memeriahkannya. Puluhan stand-stand dibawah naungan Diskoperindag dibuka sore hingga malam selama 10 hari, yakni tanggal mulai 8-18 Februari 2017 di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. [adv]

Tags: