Kapolda Jatim-Pangdam Pastikan Pilwali Batu Aman

Kapolda Jatim, Irjend Drs. Machfud Arifin,SH bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjend I Made Sukada, melakukan pemantauan langsung ke TPS 6 Desa Sidomulyo Kota Batu

Kota Batu, Bhirawa
Sebagai penyelenggara Pilkada satu-satunya di Provinsi Jawa Timur, pengamanan berlapis diterapkan selama proses pemungutan suara Pemilihan Walikota (Pilwali) Kota Batu, Rabu (15/2). Tak ingin kecolongan, Kapolda Jatim, Irjend Drs. Machfud Arifin,SH bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjend I Made Sukada, melakukan pemantauan langsung ke lapangan dengan mendatangi sejumlah TPS di Kota Batu.
Kapolda Jatim, Irjend Drs. Machfud Arifin,SH mengatakan, untuk menjamin keamanan pelaksanaan Pilwali Batu, pihaknya telah menerjunkan 1800 personel Polri. Personel ini masih di backup oleh 470 personel TNI.
“Kita tempatkan para personel pengamanan ini di berbagai sudut Kota Batu, baik itu personel yang terbuka maupun personel yang tertutup,” ujar Machfud saat mendatangi TPS 6 di Desa Sidomulyo. Dengan personel berlapis yang diterjunkan, Kapolda yakin tidak ada penyalahgunaan momen Pilwali Batu, baik itu untuk aksi pertaruhaan judi bobotoh, ataupun oknum yang akan mengganggu kelancaran pelaksanaan Pilwali.
“Oknum yang akan menganggu sudah takut lebih dulu karena kita sudah tempatkan personel berlapis yang melakukan operasi terus-menerus,”tambah Machfud.
Dalam pantauan Kapolda dan Pangdam, memasuki pukul 10.30 WIB di TPS 6 Desa Sidomulyo sudah ada 60 persen pemilih yang sudah memberikan hak suaranya. Padahal di TPS ini memiliki 470 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Pangdam V Brawijaya, Mayjend I Made Sukada, akan terus memback up pengamanan yang diterjunkan Kepolisian. “Kita telah menerjunkan 3 SSK atau sebanyak 470 Personel TNI. Para personel TNI akan selalu siap dan solid dalam melakukan pengamanan Pilwali bersama Polisi,”ujar Sukadana.
Di sisi selain, KPU Batu juga memberikan pelayanan pemungutan suara bagi para tahanan yang kini berada di balik terali besi Polres Batu. Ada 10 orang yang kemarin memberikan hak suranya.
“Tahanan yang memberikan suara tersebut, 6 tahanan Polres, dan 4 tahanan Kejaksaan Negeri Batu,” jelas Ketua KPU Batu, Rochani, yang ikut datang ke Polres Batu.
Adapun mekanisme pemungutan suara di Tahanan Polres Batu, yaitu dengan melibatkan TPS terdekat dengan Polres Batu. Dalam hal ini adalah TPS 10 Desa Junrejo.
Ada 2 Petugas KPPS, 1 anggota Linmas, 1 petugas Panwas yang datang ke Polres Batu. Dengan diawasi Polisi dan Jaksa, sebanyak 10 tahanan dipanggil satu per satu untuk melakukan pencoblosan dan memberikan hak suaranya. [nas]

Tags: