Janji Bentengi Jatim

Fatkhur Rahman

Fatkhur Rahman
Mantan Kapolresta Kediri Brigjen Pol Fatkhur Rahman resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim menggantikan Brigjen Pol Amrin Remico dalam acara pisah sambut di Surabaya, Selasa (14/2).
Setelah resmi menjabat sebagai Kepala BNNP Jatim yang baru, Fatkhur Rahman mengatakan akan mencegah dan menekan prevalensi peredaran gelap narkotika di Jatim serta meneruskan program-program yang sudah ada di masa kepemimpinan Brigjen Pol Amrin Remico.
“Sinergi dengan instansi-instansi terkait, termasuk peran masyarakat, ulama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di Jatim,” katanya di Surabaya, Rabu (15/2).
Dia yakin dengan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak akan dapat membentengi Jatim dari peredaran gelap narkoba.
Fatkhur mengatakan secara nasional, dari hasil riset Universitas Indonesia (UI) dan BNN pada 2015 menyatakan kurang lebih 5 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna aktif dan Presiden Joko Widodo menyematkan status darurat narkoba  bagi Indonesia.
“Kalau dibuat rata-rata penduduk Jatim ada sekitar 40 juta jiwa, dan sekitar 2 persennya bersinggungan dengan narkoba, maka sudah berapa ratus jiwa masyarakat Jatim yang masuk dalam jeratan narkoba,” katanya.
Dia mengungkapkan bandar-bandar maupun mafia narkoba sudah menyusup ke lingkungan pendidikan, mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi dan lingkup Pondok Pesantren. Hal itu karena ketidaktahuan masyarakat tentang narkoba. “Untuk Jatim, pokoknya prevalensinya kurang lebih 2 sampai 2,5 persen dari penduduk Jatim. Itu yang terdeteksi, belum yang lainnya,” ujarnya. [geh]

Rate this article!
Janji Bentengi Jatim,5 / 5 ( 1votes )
Tags: