Hujan Sulitkan Tim Salob Tutup Lubang Jalan

Tim Salob PU Bina Marga Kab Malang saat melakukan pengaspalan pada jalan lubang di Jalan Raya Pakisaji, Kec Pakisaji, Kab Malang

Kab Malang, Bhirawa
Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Malang, menyulitkan Tim Sapu Lobang (Salob) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang. Pasalnya, Tim Salob itu harus bekerja ekstra keras dalam manambal lubang di jalan raya. Karena setelah ditambal tak lama kemudian jalan lubang kembali akibat terkena gerusan air hujan.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza, Senin (27/2), kepada wartawan mengatakan, memang sulit untuk memperbaiki jalan di musim penghujan seperti sekarang ini. Apalagi intensitas curah hujan tinggi, sehingga hal itu menimbulkan kerusakan kembali pada jalan berlubang setelah dilakukan penambalan.
“Bahkan belum sampai seminggu jalanan rusak kembali, karena tergerus derasnya air hujan,” papar dia.
Sementara, lanjut dia, terkait anggaran untuk perbaikan jalan di tahun 2017 ini, anggota dewan sudah sudah menyetujui penambahan anggaran pada Dinas PU Bina Marga. Penambahan dilakukan mengingat banyaknya jalan kabupaten dan desa yang rusak di tahun 2016.
Saat ini, jelasnya lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di tahun 2017 ini, fokus pada tiga program pembangunan yakni pengentasan kemiskinan, revitalisasi lingkungan hidup, dan pengembangan pariwisata. Secara terpisah, Kepala PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni menjelaskan, perbaikan jalan bisa maksimal ketika musim kemarau tiba, yakni pada bulan April mendatang. Banyaknya jalan rusak di wilayah Kabupaten Malang ini, terutama pada jalan kabupaten, disebabkan mobil truk pengangkut tebu yang melebihi kapasitas.
“Sebenarnya, truk yang sudah uji kir, kapasitas muatan maksimal hanya 4 ton, tapi sopir dan petani akan rugi jika hanya mengangkut 4 ton. Karena petani kirim tebu ke Pabrik Gula (PG) rata-rata per sekali kirim 10 ton per truk,” ungkap dia.
Romdhoni menegaskan, perbaikan jalan dikerjakan secara maksimal pada bulan April nanti. Karena memasuki musim kemarau pengaspalan pada jalan yang rusak akan lebih maksimal, jika dibanding di musim penghujan seperti sekarang ini. Sehingga untuk sementara ini, pihaknya hanya bisa mengaspal lubang jalan dengan menyebar Tim Salob, yang sifatnya hanya sementara.
“Agar jalan yang berlubang tidak melebar, yang bisa menyebakan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor. Dan bahkan bisa membawa korban baik itu luka maupun meninggal dunia,” tandanya. [cyn]

Tags: