BPPKA Kota Mojokerto Segera Copot Reklame Liar

Foto Ilustrasi

Kota Mojokerto, Bhirawa
Badan Pendapatan Pengelolahan Keuangan dan Aset (BPPKA) Kota Mojokerto mengambil langkah tegas kepada pelaku pemasang reklame tak berizin alias bodong. Setelah melakukan pendataan, BPPKA akan memberikan peringatan tertulis, Jika tidak digubris, maka akan dilakukan pencopotann papan reklame yang jumlahnya puluhan itu.
Menurut Kabid pendapatan BPPKA Kota Mojokerto, Arifiani Yahya, dari hasil pendataan, sebanyak 30 titik Reklame di Kota Mojokerto terancam diturunkan paksa, karena saat ini izinnya habis dan belum diperpanjang. Menurutnya 30 reklame jatuh tempo itu terdiri dari berbagai jenis, diantarnya baleho, papan reklame dan spanduk.
”Sekaran kiita sedang menyiapkan surat pemberitahuan untuk disampaikan ke pemilik reklame, kalau nanti tidak dihiraukan, akan dilanjutkan dengan surat peringatan – SP 1 – 2 dan 3. Kalau tidak dihiraukan, kami dari BPPKA bersama tim gabungan akan menertibkan,” kata Arifiani, Minggu (5/2) kemarin.
Arif juga mengatakan, proses pendataan reklame jatuh tempo ini selalu dilakukan setiap bulan. Saat ini sudah banyak reklame yang ditertibkan BPPKA bersama Satpol PP, karena jatuh tempo sejak bulan lalu, ada yang dicat merah, ditutup dengan tulisan belum bayar pajak, bahkan ada yang dicopot paksa.
”Meski begitu masih banyak yang membandel, petugas kita selalu rutin melakukan penyisiran. Fokus kita kepada jatuh tempo izin,” pungkasnya.
Sementara itu Edwin Indra Ptaja anggota DPRD Kota Mojokerto mendukungl angkah tegas BPPKA tersebut. Politisi Gerindra ini mengatakan untuk memenuhi target penerimaan PAD, BPPKA memang harus berani mengambil sikap tegas.
”Memang harus begitu. Kita dukung kebijakan DPPKA, tujuannya supaya target PAD bisa tercapai,” lontar Edwin.
Edwin mengingatkan, dalam melakukan penertiban, BPPKA jangan sampai tebang pilih. Semua pemasang reklame baik itu besar ataupun kecil. Dengan begitu maka kewibawaan lembaga akan tetap terjaga. Tegakkan aturan, dan jangan sampai tebang pilih. Kita di legeslatif Pasti akan mendukung penuh. [kar]

Tags: