8 Pejabat Bertarung Berebut Jadi Kepala DPPKB


Para pejabat yang mengikuti tes untuk menjadi JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) Pratama sebagai Kepala DPPKB, Selasa (7/2). [samsul tahar]

Bondowoso, Bhirawa
Sedikitnya 8 pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso bertarung memperebutkan jabatan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) setempat yang saat ini mengalami kekosongan.
Rangkaian kegiatan Seleksi Terbuka  JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) Pratama pada 2017 terus berlanjut, dan Selasa (7/2) kemarin rangkaian kegiatan memasuki agenda tes kompetensi bidang  di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso. Tes kompetensi bidang dilaksanakan khusus bagi peserta yang lolos verifikasi administrasi untuk calon JPT Kepala DPPKB setempat.
Dalam arahannya Ketua Pansel yang juga Sekda Bondowoso Drs H Hidayat MSi menyampaikan bahwa sesuai dengan ketentuan UU ASN dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13  Tahun 2014 tentang  Tata Cara Pengisian Jabatan Tinggi  secara Terbuka  di Lingkungan Instansi Pemerintah maka untuk pengisian jabatan tinggi pratama di Bondowoso pun harus dilakukan secara terbuka.
” Saya minta para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, berusaha semaksimal mungkin. Setelah itu serahkan apapun hasilnya kepada Allah SWT,” ujar Sekda memberi semangat.
Rangkaian proses seleksi terbuka agaknya memang  terasa berat, karena pansel akan mengeksplorasi semua potensi dan kemampuan para calon JPT secara detail dan menyeluruh. Bagi peserta seluruh rangkaian kegiatan merupakan masa yang betul- betul menguras  tenaga dan pikiran.
Kegiatan seleksi kompetensi bidang kemarin terdiri dari  sesi penyusunan makalah yang temanya sudah ditentukan oleh pansel dan dilotere secara acak. Sesi ini menuntut para peserta untuk menuangkan idenya dalam menangani persoalan sesuai dengan tema yang sudah ditentukan dalam waktu 60 menit, kemudian makalah tersebut harus dipresentasikan di hadapan pansel dengan durasi maksimal 15 menit. Sementara seluruh anggota pansel secara bergantian akan mencecar peserta dengan pertanyaan -pertanyaan kritis yang sifatnya memancing peserta untuk mengeluarkan pandangan atau idenya secara gamblang.
Sesi terakhir adalah FGD (Focus Group Discussion) diperkirakan berakhir sore karena total keseluruhan peserta yang mengikuti tahapan seleksi kompetensi bidang adalah 8  orang, sedangkan 1 orang tidak hadir dan dinyatakan gugur oleh panitia seleksi. Sedang seleksi kompetensi bidang untuk 8 orang pelamar calon JPT pada Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Transmigrasi akan berlangsung besok dengan tahapan yang sama.  Para pejabat yang bersaing tersebut di antaranya Taufan Restuanto, Moh Tamin, Purno Winardi, Dokter Moh Jasin, Dra Nunung, Moh Halil, Sugiyanto Yudi. [har]

Tags: