Banjir di Wilayah Timur Pasuruan Mulai Teratasi

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf bersama Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangko hingga dinas terkait meninjau pengerukan sungai Betotot, di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/1). [Hilmi Husain]

Pasuruan, Bhirawa
Banjir yang terjadi di wilayah Timur Kabupaten Pasuruan, Jatim akan segera teratasi. Itu lantaran sungai Betotot, salah satu penyebab banjir di kawasan Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan mulai dilakukan pengerukan atau menormalisasi.
Normalisasi tersebut yakni endapan lumpur yang menjadi penyebab utama terjadinya banjir dan termasuk sampah di dalamnya juga diangkat.
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menyampaikan sebenarnya normalisasi itu merupakan kewenangan Provinsi Jatim. Namun, karena bentuk tanggung jawab sehingga Pemkab Pasuruan memutuskan menormalisasi.
“Memang sungai ini kewenangan Provinsi Jatim, tapi pengerukan sungai merupakan sebuah tanggung jawab sebagai kepala daerah yang harus mendengarkan keluhan dari masyarakat,” ujar Irsyad Yusuf disela-sela tinjauannya langsung di sungai Betotot, di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/1).
Normalisasi anak sungai Rejoso selebar 8 meter tersebut dilakukan sepanjang 500 meter. Tak hanya itu, perbaikan sejumlah plengsengan yang jebol akibat banjir juga diperbaiki.  “Karena bersifat kedaruratan, maka pengerukan sesuai kemampuan kami. Pengerukan ini sedalam dua meter. Plengsengan yang jebol akibat banjir kami perbaiki juga,” tandas Irsyad Yusuf.
Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangko menambahkan sungai Betotot merupakan bagian dari 100 sungai di Kabupaten Pasuruan yang dinormalisasi. Sedangkan anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Pasuruan dalam menormalisasi 100 sungai tersebut mencapai sekitar 3 miliar.
“Terkait nominalnya, kami masih hitung. Yang jelas yang kami keluarkan itu untuk operasional alat, BBM sampai ongkos semua tukang. Untuk sungai lainnya juga demikian,” papar Hanung Widya Sasangko. [hil]

Tags: