19.000 KIA Kota Pasuruan Siap Diluncurkan di Hari Jadi

Suhari, Kadispendukcapil Kota Pasuruan menunjukkan KIA sudah jadi dan siap diluncurkan di Hari Jadi Kota Pasuruan pada Februari bulan depan, Selasa (24/1). [Hilmi Husain]

Kota Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Capil segera menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA) di wilayah Kota Pasuruan.  Penerbitan KIA merupakan bentuk peningkatan pendataan penduduk serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, setiap orang akan memiliki nomor induk kependudukan tersendiri sejak dia lahir hingga dewasa nantinya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Capil Kota Pasuruan, Suhari menyampaikan sekitar 19 ribu anak di Kota Pasuruan dipastikan bakal memiliki KIA. Ke 19 ribu KIA tersebut sebagaian besar berasal dari anak-anak yang duduk di bangku SMP dan SMA. Penerbitan KIA segera diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan, H Setiyono di Hari Jadi Kota Pasuruan.
“Dari total anak di Kota Pasuruan yang berjumlah 61 ribu, sekitar 19 ribu KIA siap diterbitkan. Sedangkan target KIA di tahun ini mencapai 30 ribu anak. Untuk lounching-nya masih dalam tahap koordinasi. Kemungkinan besar lounching itu berbarengan di acara peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan di bulan depan atau Februari 2017,” ujar Suhari, Selasa (24/1).
Menurutnya, penerbitan program KIA tersebut mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Ketentuan Pemberian Identitas Terhadap Anak Usia kurang dari 17 tahun atau belum menikah.
Ada dua jenis identitas KIA yang akan diberikan yakni untuk usia 0 sampai 5 tahun dan 5 tahun ke atas hingga kurang dari 17 tahun. “KIA ini selain mempermudah pendeteksian usia dini, manfaatnya juga banyak. Misalnya, pengurusan daftar sekolah, menabung di bank, pelayanan kesehatan dan lainnya. Sehingga, kepemilikan KIA ini anak-anak tak perlu lagi menunjukkan kartu keluarga. Dan perlu diketahui juga, jika yang bersangkutan sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah tinggal menunjukkan KIA itu ke kami (Dispendukcapil, red). Nantinya hanya tinggal mengganti foto dan tanda tangannya,” papar Suhari.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Dispendukcapil, Kokoh Ari Hidayat menambahkan Kota Pasuruan menjadi salah satu daerah di Jawa Timur, bersama Kota Kediri, Mojokerto dan Blitar dalam hal penerbitan KIA.
Adapun syarat untuk penerbitkan KIA, yakni fotokopi akta kelahiran, fotokopi e-KTP orang tua, pas foto anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak 2 lembar dan fotokopi kartu keluarga. “Perbedaan KIA dengan KTP yakni KIA tidak ada CIP, KIA hanya tertera nama kepala keluarga serta ada nomer akta kelahiran. KIA usia 0 sampai 5 tahun belum ada foto dan 5 tahun ke atas hingga dibawah 17 tahun memakai foto. Pelaksanaan sosialisasi KIA hingga saat ini terus kami lakukan ke sejumlah sekolah di Kota Pasuruan,” kata Kokoh Ari Hidayat. [hil]

Tags: