Wali Kota Kagumi Layanan Drive Thru Tilang Kejari Surabaya

Wali-Kota-Surabaya-Tri-Rismaharini-didampingi-Kajari-Surabaya-Didik-Farkhan-Alisyahdi-saat-melihat-layanan-Drive-Thru-denda-tilang-di-Kantor-Kejari-Surabaya-Kamis-[10/11].-[abednego/bhirawa]

Wali-Kota-Surabaya-Tri-Rismaharini-didampingi-Kajari-Surabaya-Didik-Farkhan-Alisyahdi-saat-melihat-layanan-Drive-Thru-denda-tilang-di-Kantor-Kejari-Surabaya-Kamis-[10/11].-[abednego/bhirawa]

Kejari Surabaya, Bhirawa
Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya terus berbenah diri dalam melayani masyarakat. Setelah berhasil dalam layanan tilang ‘Si Anti Ribet’, kini Korps Adhyaksa yang berkantor di Jl Sukomanunggal ini kembali mempermudah masyarakat Surabaya dalam pelayanan pembayaran denda tilang sistem Drive Thru.
Bahkan, Wali Kota Tri Rismaharini turut hadir dalam launching Drive Thru tilang di Kantor Kejari Surabaya, Kamis (10/11). Memakai seragam ala pejuang kemerdekaan tempo dulu, Risma tiba di kantor Kejari Surabaya sekitar pukul 11.40 WIB. Dia disambut Kepala Kejari Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi, dan Jaksa serta pegawai Kejaksaan, hingga diarahkan untuk menyaksikan peluncuran Drive Thru tilang.
Secara teknis, cara pembayaran Drive Thru tilang sama dengan drive thru pemesanan makanan cepat saji di rumah makan modern. Pengendara mobil tidak perlu memarkirkan mobil untuk membayarkan denda tilangnya. Pelanggar tinggal mengarahkan mobilnya menuju loket, dan dari dalam mobil pelanggar bisa mengurus tilangnya dan menmgambil barang bukti yang ditilang.
Risma yang hadir dalam peluncuran ini, turut menyempatkan diri bertanya-tanya ke salah seorang pengemudi yang menggunakan layanan Drive Thru tilang. Dia bertanya terkait kenyamanan layanan ini hingga alasan mengapa pengemudi itu kena tilang.
“Enak nggak pakai layanan ini, dan kenapa sampean ditilang ? kalau bisa jangan diulangi ya, meski sekarang sudah ada layanan yang nyaman begini,” kata Risma pada salah satu pengemudi mobil yang mengurus denda tilang di Drive Thru Kejari Surabaya, Kamis (10/11).
Setelah menyapa pelanggar tilang, Risma meninjau sarana dan prasana layanan Drive Thru. Risma mengaku kagum dengan layanan Drive Thru yang digagas Kejari Surabaya dan berkata “Enak benar layanan ini, hanya perlu hitungan detik, denda tilang sudah terbayar dan pelanggar bisa mengambil dokumen yang disita”.
Tak hanya itu, Risma juga terlihat menyapa beberapa petugas BRI yang terlihat sibuk melayani pembayaran tilang online. “Lho bisa juga pakai ATM ya, wah tambah mantep dan gak perlu repot pakai uang tunai,” kata Risma pada petugas BRI.
Terpisah, Kepala Kejari (Kajari) Surabaya Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, layanan Drive Thru ini merupakan layanan tilang pertama yang ada di Indonesia. Kendati demikian, Didik mengaku akan terus melakukan inovasi terkait pelayanan terhadap masyarakat.
“Drive Thru tilang ini bukan memanjakan masyarakat, tapi memberikan kemudahan pelayanan denda tilang. Tentunya layanan ini akan mengurangi padatnya anteran, dan masyarakat yang hendak membayar denda tilang, tidak perlu repot harus turun mobil. Cukup diatas mobil, maka sudah bisa bayar denda tilangnya,” tambah Didik.
Lanjut Didik, layanan Drive Thru ini merupakan pengembangan inovasi dari layanan ‘Si Anti Ribet’. Sebab layanan Si Anti Ribet sampai sekarang masih menjadi solusi terbaik bagi masyarakat,khususnya pekerja. “Rata-rata perhari, Si Anti Ribet bisa melayani 10 pelanggar,” pungkasnya. [bed]

Tags: