ITK Triwulan IV Diprediksi Rendah

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Pemprov, Bhirawa
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Jatim pada Triwulan III-2016 tercatat sebesar 108,23 artinya kondisi tingkat ekonomi lebih baik dibanding Triwulan II-2016, sedangkan Triwulan IV-2016 ITK Jatim diperkirakan lebih rendah atau sebesar 107,35.
Kepala Badan Pusat Statistik Jatim, Teguh Pramono mengatakan, tingkat optimisme konsumen pada Triwulan III-2016 sedikit melambat sebesar 0,19 poin dibandingkan Triwulan II-2016 yang mencapai 108,42.
“Tingkat optimisme masyarakat dalam mengkonsumsi barang dan jasa tetap tumbuh tapi tidak seoptimis Triwulan II-2016, karena sebagian besar Ramadhan jatuh di bulan Juni 2016. Sementara, faktor yang mempengaruhi tingkat optimisme konsumen di Triwulan III-2016 yaitu liburan sekolah, hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha,” katanya.
Dijelaskan pula, perkiraan Triwulan IV-2016 ITK Jatim diperkirakan lebih rendah atau sebesar 107,35 itu, didasarkan atas perkiraan indeks pendapatan rumah tangga mendatang sebesar 104,66 dan indeks rencana pembelian barang tahan lama rekreasi dan pesta/hajatan sebesar 112,05.
“Perkiraan indeks pendapatan Triwulan IV-2016 relatif lebih rendah dibanding Triwulan III-2016. Namun demikian, masyarakat masih optimis dengan pendapatannya. Bonus akhir tahun dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru diharapkan dapat menggairahkan ekonomi di Triwulan IV-2016,” katanya.
Konsumsi barang-barang tahan lama di Triwulan IV-2016 diperkirakan cukup baik. Dari hasil Survei Tendensi Konsumen Triwulan III-2016, permintaan konsumsi barang tahan lama seperti pembelian perangkat komunikasi (HP/Tablet), barang elektronik seperti TV, DVD, komputer dan perabot meubelier (kursi, lemari, tempat tidur) serta peralatan rumah tangga seperti kulkas, kompor gas, AC dan mesin cuci meningkat.
Demikian pula, rencana rekreasi dan kegiatan pesta dan hajatan diperkirakan meningkat. Biasanya, liburan Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan untuk rekresi ke tempat-tempat wisata. Diperkirakan indeks pembelian barang tahan lama, rekreasi dan pesta di Triwulan IV-2016 mencapai 112,05.
Sementara itu, ITK Jatim pada Triwulan III-2016 (108,23) sedikit lebih tinggi dibanding ITK Nasional yang tercatat sebesar 108,22. Pada Triwulan IV-2016 ITK Jatim (107,35) juga diperkirakan di atas Nasional (105,18 ).
ITK Jatim di Triwulan III-2016 menempati posisi keenam dibanding provinsi lainnya di Jawa. Posisi pertama diduduki oleh DI Yogyakarta sebesar 115,02 disusul Banten (110,01), Jawa Tengah (109,16). DKI Jakarta yang biasanya menempati posisi pertama, pada Triwulan III-2016 menempati posisi keempat atau sebesar 108,79. Jawa Barat menempati posisi kelima dengan ITK sebesar 108,27.
Perkiraan ITK Provinsi di Jawa Triwulan IV-2016 menempati posisi ketiga dibanding provinsi lainnya di Jawa. Posisi pertama tetap diduduki DI Yogyakarta (112,59) disusul DKI Jakarta (109,14). Terendah tercatat di Jawa Tengah (101,85). [rac]

Rate this article!
Tags: