Dipulangkan ke Kampung Halaman,206 TKI Deportasi Malaysia

2-tki-deportasiPemprov Jatim, Bhirawa
Sebanyak 206 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) deportasi dari Malaysia asal Jawa Timur kini telah dipulangkan kembali ke kampung halamannya. Mereka datang pada Selasa pagi (8/11) di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim.
Proses deportasi dilakukan melalui jalur darat dari Batam menuju Jakarta kemudian dibawa ke Surabaya. Setibanya di Surabaya, dilakukan pendataan pada para TKI guna mencegah mereka kembali lagi berangkat sebagai TKI ilegal.
“Tiap bulannya selalu ada TKI yang dideportasikan. Hal ini dikarenakan mereka masih nekad berangkat non prosedural, tidak memiliki izin kerja atau dokumen resmi ketika berada di daerah tujuan bekerja. Sehingga mereka akhirnya bermasalah,” kata Kadisnakertransduk Jatim, Dr H Sukardo.
Seperti biasanya, mereka yang datang dilakukan pendataan, kemudian mereka diberi uang saku dan dipulangkan ke daerah asal. Dari catatan Disnaker, untuk tahun ini saja sejak Januari hingga bulan November tercatat sudah ada lebih dari 4000 TKI yang dideportasi.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah TKI yang dideportasi kemungkinan akan naik karena pada tahun 2015 kemarin tercatat jumlah TKI yang dideportasi sebanyak 5400 orang. “Kami mengimbau para calon TKI silakan melalui jalur resmi, karena jika resmi gajinya di Malaysia sekitar Rp8 juta, tapi kalau ilegal gajinya hanya Rp3 jutaan. Kalau resmi TKI juga bisa nyaman dalam bekerja,” kata dia.
Sementara itu, guna membantu para calon TKI, Disnaker Jawa Timur juga gencar melakukan pelatihan melalui balai diklat yang dimiliki. Bahkan jalur khusus TKI untuk Jepang saat ini juga dibuka. “Kami juga bekerjasama dengan pesantren untuk rekruitmen TKI ke Jepang ini,” ujarnya. [rac]

Tags: