Bupati Bandowoso Bantu 210 Kambing Petani Kopi Robusta

Bupati Amin Said Husni memberikan bantuan 210 Kambing untuk petani kopi jenis Robusta . (Samsul Tahar/Bhirawa)

Bupati Amin Said Husni memberikan bantuan 210 Kambing untuk petani kopi jenis Robusta . (Samsul Tahar/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Dalam rangka meningkatkan petani kopi khususnya yang bergelut dalam pertanian kopi Robusta, Bupati Bondowoso Drs H Amin Said Husni memberikan bantuan sedikitnya 210 kambing untuk 10 kelompok tani kopi yang selama ini konsentrasi mengembangkan jenis Robusta.
Upaya ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi robusta. Salah satunya dengan cara memberikan bantuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dipusatkan di Balai Benih Ikan (BBI) Sumberwringin Kecamatan Sumberwringin kemarin.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni berharap dengan bantuan yang diberikan kepada kelompok tani kopi robusta bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bahkan kotoran dari kambing yang diberikan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik dalam rangka peningkatan produksi kopi. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberdayakan sekaligus meningkatkan pendapatan para petani kopi robusta,” tuturnya.
Bantuan tersebut, lanjutnya, diberikan agar antara kelompok tani kopi robusta dan arabika tercipta keseimbangan pendapatan. Selain mengembangkan kopi yang dimiliki, diharapkan kambing yang diberikan terus dikembangkan untuk peningkatan pendapatan. “Mengingat harga kopi arabika bisa mencapai 2 kali lipat dari harga kopi robusta. Dengan bantuan kali ini diharapkan dapat menyeimbangkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.
Sekedar diketahui, bantuan yang diberikan kali ini berupa 21 ekor kambing perkelompok, sebanyak 10 kelompok. Sedangkan untuk bibit kopi, diberikan untuk meningkatkan kualitas tanaman kopi. Bukan hanya itu, pupuk organik juga diberikan kepada kelompok tani Sumberwringin. Bantuan kali ini sebagian besar diarahkan kepada petani kopi robusta, karena petani arabika dirasa telah cukup mendapat banyak bantuan dan dukungan dari pemerintah.
Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah adalah kambing. Bupati Amin berharap dengan menjadikannya sebagai hewan ternak, pendapatan petani kopi robusta tidak terlalu jauh beda dengan petani kopi arabika. “Dengan mengembang biakkan kambing ini, saya berharap pendapatan mereka tidak jauh berbeda sehingga bisa meminimalisir kesenjangan sosial,” lanjutnya.
Dirinya berharap agar bantuan yang berupa kambing dari pemerintah ini tidak sama nasibnya dengan bantuan-bantuan tahun sebelumnya. “Saya harapkan bantuan dari pemerintah tidak berakhir sama seperti bantuan sapi tahun kemarin. Saya ingin bantuan kali ini terus dikembangkan sehingga bisa menjadi tunjangan penghasilan untuk mengangkat pendapatan para kelompok tani kopi robusta di Desa Sumberwringin,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir Moh Erfan MSi yang mendampingi Bupati mengakui jika bantuan dalam bentuk kambing yang rata-rata dalam keadaan bunting ini diharapkan bisa segera berkembang biak dan meningkatkan pendapatan petani. “Mayoritas kambing yang diberikan dalam keadaan bunting, kami harap semakin banyak dan terus berkembang,” pungkasnya. [har]

Tags: