Ratusan Alsinta Nganjuk Didistribusikan Disperta

Ratusan alat dan mesin pertanian dibagikan kepada kelompok tani digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Nganjuk.(ristika/bhirawa)

Ratusan alat dan mesin pertanian dibagikan kepada kelompok tani digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Nganjuk.(ristika/bhirawa)

Nganjuk, Bhirawa
Sedikitnya 268 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Nganjuk mendapat ratusan alat dan mesin pertanian (Alsinta). Peralatan pertanian tersebut yaitu transplanter (mesin tanam padi) sebanyak 52 unit, traktor roda empat sebanyak 10 unit, hand traktor 324 unit dan pompa air 93 unit.
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi hasil pertanian yang besar, maka tidak dipungkiri jika pemerintah pusat sangat memperhatikan pertanian di Kabupaten Nganjuk. Dengan adanya bantuan alat pertanian ini, diharapkan hasil pertanian di Kabupaten Nganjuk dapat meningkat secara siginifikan, dan mempercepat masa panen, juga lebih mempermudah proses pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Ir Agoes Soebagijo mengatakan, bantuan alat pertanian tersebut berasal dari dana APBN dan APBD Provinsi yang didistribusikan ke 20 Kecamatan di Kabupaten Nganjuk. “Tahun ini kita salurkan 500 unit alat dan mesin pertanian untuk para kelompok tani di seluruh Kabupaten Nganjuk,” ujar Agoes Soebagijo.
Alat dan mesin pertanian yang didistribusikan kepada kelompok tani, menurut Agoes Soebagijo, terdiri dari alat-alat pra-panen dan alat pertanian pasca-panen. Untuk alat pertanian prapanen yang disalurkan berbentuk traktor, rice transplanter, pompa air dan sebagainya. Sementara itu untuk alat pertanian pasca-panen seperti combine harvester, power thresser, dryer, corn sheler dan sebagainya.
Lebih lanjut, Agoes Soebagijo menerangkan bahwasanya bantuan  merupakan upaya mendorong peningkatan produksi pertanian. Saat ini pemerintah sangat serius dalam menjaga negara kita untuk berdaulat pangan. “Penggunaan alat dan mesin pertanian sebagai teknologi pertanian dinilai sangat penting bagi sektor pertanian dalam rangka meningkatkan produktifitas,” jelas Agoes Soebagijo.
Lebih dari itu, menurut Agoes Soebagijo, pemerintah ingin menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai daerah agraris yang unggul. Untuk mewujudkannya sangat diharuskan menggunakan tekhnologi terbaik dan tepat guna. Maka dari itu ketika menyerahkan bantuan,
Agoes Soebagijo telah memberikan penekanan jika bantuan peralatan pertanian ini berguna untuk membantu pekerjaan petani di sawah sehingga produktifitas pertanian yang digarap semakin tinggi sehingga kesejahteraan petani juga meningkat. “Saya sempat menanyakan kepada petani dan mereka sudah tahu cara penggunaan dan fungsi bantuan peralatan yang didapat dari pemerintah ,” pungkas Agoes Soebagijo. [ris]

Tags: