Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Jatim

Ikhromul Yasak, Kadispenduk Capil Kota Mojokerto menunjukkan contoh model KIA sesuai tercantum dalam lampiran Permendagri. [kariyadi/bhirawa]

Ikhromul Yasak, Kadispenduk Capil Kota Mojokerto menunjukkan contoh model KIA sesuai tercantum dalam lampiran Permendagri. [kariyadi/bhirawa]

(Target Cetak 10 ribu KTP Anak )
Kota Mojokerto, Bhirawa
Dispenduk Capil Kota Mojokerto menargetkan mampu mencetak 10 ribu Kartu Identitas Anak (KIA) sampai akhir tahun sesuai target pemerintah pusat. Target ini dicetuskan setelah Kota Mojokerto ditetapkan sebagai pilot project satu diantara lima daerah di Jatim untuk mencetak KIA. Empat daerah lainnya yakni Kab Trenggalek, serta Kota Kediri, Kota Blitar dan Kota Probolinggo
”Sampai akhir tahun nanti kita targetkan bisa mencetak 10 ribu KIA, jumlah itu sesuai target dari pemerintah pusat,” jelas Ikhromul Yasak Kepala Dispenduk Capil Kota Mojokerto dihubungi, Minggu (14/8) kemarin.
Kota Mojokerto dipilih pemerintah pusat karena sukses mencetak 81% akta kelahiran bagi anak berusia 0 tahun hingga 18 tahun, padahal target Nasional hanya 75%. Dengan memiliki KIA, setiap anak berusia 0 tahun hingga 17 tahun dapat menggunakannya sebagai indetitas diri, daftar sekolah, membuka rekening bank, membuat kartu perpustakaan hingga naik pesawat maupun Kereta Api
”Untuk tahap awal kita prioritaskan cetak KIA bagi murid PAUD dan TK, kita sudah kerjasama dengan Diknas untuk minta datanya,” tambah Yasak.
Data Dispenduk Capil menyebutkan jumlah anak usia 0 tahun – 17 tahun di Kota Mojokerto sekitar 38 ribu jiwa. Namun blangko KIA yg diterima pada tahap awal ini baru 20 ribu keping. Untuk KIA bagi anak berusia 0 tahun hingga 5 tahun diterbitkan tanpa foto diri yang bersangkutan.
”Dalam KIA itu nanti berisikan data NIK, Nama, jenis kelamin, Tempat Tanggal lahir, No KK, Nama KK, No akta kelahiran , Agama, kewarganegaraan dan alamat,” pungkas mantan camat Prajurit Kulon ini.
Terkait hal ini, Suliyat, Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto mengingatkan Dispenduk Capil harus menjaga kepercayaan yag diamanatkan pemerintah pusat. Tidak gampang dipilih sebagai pilot project itu. Dispenduk harus bekerja keras dan ekstra hati-hati. Karena ini pasti akan menjadi atensi pemerintah pusat. [kar]

Tags: